Menko Polkam tinjau kilang di Balikpapan pastikan ketersediaan BBM

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengunjungi Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) untuk memastikan ketahanan energi nasional dalam mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah sekaligus menjamin ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) menyambut Idul Fitri 1447 H.

“Kedatangan saya ke sini untuk meninjau seberapa jauh operasional PSN (Proyek Strategis Nasional) RDPM ​​​​​​​(Refinery Development Master Plan) Balikpapan sebagai bagian dari urat nadi ketahanan energi nasional,” kata Djamari saaat mengunjungi kilang di KPB, dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Djamari, saat ini pemerintah tengah fokus menjaga ketersediaan BBM untuk mengantisipasi kelangkaan pasca terjadinya konflik di Timur Tengah.

Karenanya, dirinya meminta aparat keamanan, badan usaha milik negara (BUMN) hingga pemerintah daerah untuk tetap menjaga pasokan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca juga: Purbaya: Suplai BBM aman meski harga minyak tinggi

“Agar PSN RDMP Balikpapan ini benar-benar dijaga sebaik mungkin bersama-sama oleh semua pihak terkait. Pangdam dan Kapolda agar pelihara dan tingkatkan keamanan wilayah. Jalur laut agar dijaga ketertibannya sehingga tidak ada kejadian atau kecelakaan yang merusak jalur pipa minyak,” jelas Djamari.

Dalam kunjungannya, Djamari juga sempat meninjau beberapa fasilitas kilang serta bertemu pemerintah daerah, aparat keamanan setempat hingga Direktur PT KPB Bambang Harimurti.

Bambang pun sempat menyampaikan laporan kinerja PSN RDMP Balikpapan kepada Djamari.

Bambang melaporkan bahwa sampai dengan hari ini progres PSN RDMP sudah mencapai lebih dari 97 persen dan operasional produksi berjalan baik untuk mendukung, kebutuhan energi nasional.

Baca juga: Bahlil akan tambah kapasitas stok BBM dari 25 hari jadi 90 hari

“Kilang Balikpapan tidak secara langsung terpengaruh dengan terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah, karena sumber minyak mentahnya bukan dari sana melainkan dari lokal Indonesia dan seputar Asia Tenggara,” kata Bambang kepada Djamari.

Walau sampai saat persediaan BMM terbilang aman, Bambang memastikan pihaknya akan tetap berupaya memperbanyak pasokan untuk mengantisipasi dampak dari konflik timur tengah.

Djamari pun juga berharap seluruh langkah antisipasi yang dilakukan PT KPB dapat menjaga ketersediaan BBM untuk masyarakat.

Pewarta: Walda Marison
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |