LPEI dan IIF bersinergi selaraskan praktik bisnis dengan OECD

3 hours ago 1
Kemitraan ini bukan sekadar pemenuhan aspek keberlanjutan, melainkan langkah konkret dalam merespons dinamika dan tuntutan global

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank berkolaborasi dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) untuk menyelaraskan praktik bisnis dengan standar Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Upaya ini dinilai strategis untuk memperkuat kesiapan institusi dalam mendukung agenda pemerintah menuju keanggotaan penuh Indonesia di OECD.

“Kemitraan ini bukan sekadar pemenuhan aspek keberlanjutan, melainkan langkah konkret dalam merespons dinamika dan tuntutan global,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sukatmo Padmosukarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Kerja sama ini berfokus pada penguatan standar internasional serta integrasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Integrasi ESG ke dalam proses bisnis diharapkan dapat meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan ekspor sekaligus mendorong pelaku usaha nasional menjadi lebih berdaya saing dan resilien di pasar global.

Adapun kolaborasi mencakup penyusunan kebijakan, pedoman operasional, dan kerangka manajemen risiko yang selaras dengan prinsip keberlanjutan global.

Selain itu, kedua lembaga akan menyelenggarakan ESG Workshop yang berfokus pada penerapan standar OECD serta praktik internasional dalam skema Export Credits dan Credit Guarantees.

Sukatmo menjelaskan Indonesia Eximbank memilih IIF sebagai mitra strategis dengan mempertimbangkan rekam jejaknya sebagai pionir penerapan ESG di Indonesia.

Dalam kerja sama ini, IIF akan memberikan pendampingan strategis untuk memperkuat kebijakan, sistem, dan kapasitas internal Indonesia Eximbank dalam penerapan prinsip ESG secara komprehensif.

Dukungan tersebut meliputi penguatan kebijakan ESG,sistem manajemen risiko lingkungan dan sosial, serta manajemen emisi karbon, yang secara keseluruhan akan mendukung pemenuhan standar dan kriteria internasional.

“Melalui sinergi ini, Indonesia Eximbank menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pembiayaan ekspor, tetapi juga sebagai katalisator peningkatan daya saing nasional melalui penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tutur Sukatmo.

Baca juga: LPEI bukukan laba bersih Rp252 miliar sepanjang 2025

Baca juga: IIF dan Danareksa tandatangani kerja sama ESG kawasan industri

Baca juga: IIF raih laba bersih Rp185,3 miliar pada 2025

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |