Jakarta (ANTARA) - Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana menyebutkan program KIRA berpotensi menjadi game changer untuk meningkatkan penguasaan bahasa asing dan memperkuat daya saing anak-anak Indonesia.
KIRA adalah sebuah aplikasi latihan bahasa Inggris berbasis Artificial Intelligence (AI) yang aman bagi anak-anak dan melibatkan software engineer interns dari berbagai kampus di California, dengan bimbingan mentor engineer dari Silicon Valley, Anoop Sreedhar, yang berpengalaman lebih dari dua dekade di industri teknologi.
"KIRA berpotensi menjadi game changer dalam meningkatkan penguasaan bahasa asing sekaligus memperkuat daya saing anak-anak Indonesia di daerah tertinggal, di tengah dunia yang berkembang sangat cepat karena teknologi dan inovasi," kata Yohpi.
Dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, Yohpy berharap agar ke depannya program KIRA dapat diintegrasikan dengan berbagai inisiatif pendidikan nasional, termasuk Program Sekolah Rakyat.
"Sehingga manfaat pembelajaran bahasa Inggris berbasis teknologi ini dapat menjangkau lebih banyak siswa dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah," katanya.
Program KIRA dikembangkan oleh BERCERITA (Bridging Educational Resources to Cultivate Equity, Resiliency, Inclusivity, Tenacity and Agency) yakni sebuah organisasi nirlaba yang fokus memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak sekolah dasar di daerah terbelakang di Indonesia.
"Kami mengembangkan KIRA agar anak-anak bisa terus berlatih di luar kelas sekaligus mulai terbiasa menggunakan AI sebagai alat belajar masa depan", kata Co-founders BERCERITA Ilma Chairani.
Sementara itu, Co-Founder lainnya, Suliati Boentaran berharap agar anak-anak Indonesia percaya diri dalam menggunakan bahasa asing.
"Kami ingin anak-anak merasa percaya diri menggunakan bahasa Inggris, bukan takut salah. KIRA membantu mereka berlatih kapan saja, dengan materi yang relevan dan lingkungan belajar yang aman," katanya.
KIRA memiliki dua fitur utama yakni Quiz, latihan terstruktur yang mengikuti materi pembelajaran mingguan dan KIRA GPT, fitur percakapan berbasis AI yang memungkinkan siswa berlatih bahasa Inggris secara natural, seperti berbicara dengan asisten digital.
Sistem KIRA juga dilengkapi filter topik dan sensor keamanan yang memastikan percakapan tetap berada dalam konteks pembelajaran.
Baca juga: KJRI kenalkan tempe di Seattle, AS lewat "cooking demo"
Baca juga: Wamen kunjungi Silicon Valley perkuat kolaborasi riset dengan AS
Baca juga: 15 ribu pengunjung padati Asia Pacific New Year Celebration 2026 di AS
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































