Jakarta (ANTARA) - Pernah tidak, baru saja membuka HP karena ingin mencari sesuatu, tetapi beberapa detik kemudian malah bingung sendiri? Awalnya merasa ada hal penting yang ingin dicari, tetapi setelah layar ponsel terbuka, tujuan tersebut seperti hilang begitu saja.
Akhirnya, bukannya mencari informasi yang dibutuhkan, Anda malah buka media sosial, melihat notifikasi, membalas pesan, atau sekadar scrolling layar. Setelah beberapa menit, baru teringat bahwa sebenarnya ada sesuatu yang ingin dicari.
Kejadian seperti ini cukup umum dan tidak selalu berarti seseorang memiliki masalah dengan daya ingat. Salah satu penyebabnya dapat berkaitan dengan perhatian yang teralihkan sebelum informasi atau tujuan yang ingin dilakukan sempat tersimpan dengan baik dalam ingatan.
Dalam psikologi, kemampuan mengingat sesuatu yang ingin dilakukan di kemudian waktu berkaitan dengan istilah prospective memory. Contohnya, mengingat bahwa Anda ingin mencari informasi tertentu setelah membuka HP.
Agar sebuah tujuan dapat diingat, perhatian memiliki peran penting. Jika perhatian terpecah sebelum tujuan tersebut benar-benar diproses, kemungkinan untuk melupakannya bisa meningkat.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature menemukan bahwa kelengahan perhatian berkaitan dengan kegagalan mengingat. Studi tersebut juga menemukan adanya hubungan antara kebiasaan melakukan banyak aktivitas media secara bersamaan dengan lebih seringnya kelengahan perhatian dan lupa.
Jadi, masalahnya bukan selalu "otak tidak bisa mengingat". Bisa saja informasi yang ingin dicari belum mendapatkan perhatian yang cukup sejak awal.
Baca juga: Vivo V80 Lite 5G hadir dengan baterai 10.000 mAh di Malaysia
HP bisa menjadi sumber gangguan
Bayangkan situasinya. Saat Anda mengambil HP untuk mencari informasi tertentu. Begitu layar menyala, muncul notifikasi pesan. Setelah melihat pesan tersebut, muncul notifikasi lain. Kemudian Anda melihat media sosial dan tanpa sadar mulai menggulir.
Tujuan awal membuka HP pun akhirnya tertutup oleh informasi baru.
Sebuah penelitian mengenai notifikasi ponsel menemukan bahwa gangguan dari notifikasi dapat memengaruhi kemampuan mengingat. Dalam penelitian tersebut, tingkat gangguan yang lebih tinggi dari notifikasi berkaitan dengan penurunan performa memori.
Penelitian lain mengenai interupsi juga menunjukkan bahwa ketika seseorang sedang mengerjakan suatu hal, gangguan dapat membuat proses mengingat kembali tujuan yang sebelumnya sedang dikerjakan menjadi lebih sulit.
Itulah sebabnya pengalaman "mau cari apa tadi?" bisa terjadi hanya dalam hitungan detik.
Kebiasaan multitasking juga bisa berpengaruh
Sering berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain membuat perhatian terus bergeser. Misalnya, membuka mesin pencari, kemudian berpindah ke Whatsapp, kembali ke mesin pencari, lalu membuka Instagram.
Anda mungkin merasa sedang melakukan banyak hal sekaligus, tetapi otak sebenarnya harus terus menyesuaikan fokus dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
Penelitian yang dipimpin peneliti dari Stanford University menunjukkan bahwa kelengahan perhatian berkaitan dengan proses mengingat. Studi tersebut juga menemukan bahwa orang yang lebih sering melakukan media multitasking cenderung mengalami lebih banyak kelengahan perhatian dan lupa.
Namun, bukan berarti setiap orang yang sering menggunakan banyak aplikasi pasti mengalami masalah memori. Pengaruhnya dapat berbeda-beda pada setiap orang dan bergantung pada situasi serta tingkat perhatian saat melakukan suatu aktivitas.
Baca juga: Hisense A10 Pro dan Ultra resmi dirilis, ini spesifikasi dan harganya
Cara sederhana supaya tidak lupa tujuan membuka HP
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba. Pertama, sebelum membuka HP, coba sebutkan dalam hati apa yang sebenarnya ingin dilakukan. Misalnya, "Saya mau melihat jadwal pertandingan sepak bola" atau "Saya mau membaca berita ini".
Cara tersebut membantu memberikan tujuan yang lebih jelas sebelum perhatian berpindah ke hal lain.
Kedua, jika tujuannya cukup penting, tuliskan kata kunci yang ingin dicari di catatan sebelum membuka aplikasi lain. Anda juga bisa langsung menggunakan kolom pencarian daripada membuka aplikasi yang berpotensi membuat perhatian teralihkan.
Ketiga, matikan atau senyapkan notifikasi yang tidak diperlukan ketika sedang ingin menyelesaikan sesuatu. Dengan lebih sedikit gangguan, perhatian memiliki kesempatan lebih besar untuk tetap berada pada tujuan awal.
Keempat, hindari membuka banyak aplikasi sekaligus jika tidak diperlukan. Selesaikan satu hal terlebih dahulu sebelum berpindah ke aktivitas lainnya.
Penelitian mengenai memori juga menunjukkan bahwa membuat pengingat eksternal dapat membantu seseorang mengingat tujuan yang perlu dilakukan. Dalam kehidupan sehari-hari, catatan, kalender, atau pengingat di HP justru bisa menjadi alat bantu memori yang berguna.
Pada akhirnya, pengalaman membuka HP lalu lupa tujuan awal tidak selalu berarti daya ingat sedang bermasalah. Sering kali, perhatian sudah lebih dulu berpindah sebelum tujuan awal sempat diproses dengan baik.
Karena itu, lain kali ketika hendak mengambil HP untuk mencari sesuatu, coba berhenti sebentar dan ingat kembali tujuan awalnya. Satu kalimat sederhana seperti "Saya buka HP untuk mencari..." bisa membantu menjaga fokus agar tidak berakhir dalam perjalanan panjang dari mesin pencari menuju media sosial.
Baca juga: POCO F9 Ultra debut global, layar mulus 185 Hz dan baterai 8050 mAh
Baca juga: Cara cek PBI JK 2026 lewat HP dengan NIK, ini langkahnya
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































