Jakarta (ANTARA) - Bekas keringat yang meresap melalui sarung bantal dapat meninggalkan noda kekuningan dan bau tidak sedap. Kondisi tersebut bisa diatasi dengan membersihkan bantal sesuai material dan petunjuk perawatannya.
Keringat, minyak tubuh, sel kulit mati, hingga produk perawatan rambut dapat meresap ke dalam bantal. Seiring waktu, campuran tersebut dapat menyebabkan perubahan warna menjadi kuning atau kecokelatan.
Selain mengganggu penampilan, bantal yang jarang dibersihkan juga dapat menjadi tempat menumpuknya debu, tungau, minyak, keringat, dan berbagai residu lainnya. Karena itu, membersihkan bantal secara berkala penting untuk menjaga kebersihan area tidur.
Berikut cara membersihkan noda bekas keringat di bantal:
1. Periksa label perawatan bantal
Sebelum mencuci, periksa label pada bantal. Tidak semua jenis bantal dapat dicuci menggunakan mesin.
Bantal yang bisa dicuci dengan mesin umumnya memiliki petunjuk khusus mengenai suhu air, jenis siklus pencucian, dan metode pengeringan. Sementara itu, beberapa bantal hanya boleh dibersihkan secara lokal atau melalui dry cleaning.
Baca juga: Cara membersihkan noda kasur membandel dengan bahan alami
2. Bersihkan noda sesegera mungkin
Jika noda keringat baru terlihat, segera lakukan pembersihan pada bagian tersebut. Gunakan kain bersih yang telah dibasahi sedikit air dan deterjen lembut, kemudian tepuk atau usap perlahan bagian yang bernoda.
Untuk bantal yang tidak boleh direndam, metode pembersihan lokal atau spot cleaning lebih aman. Hindari menggosok noda terlalu keras karena dapat membuat noda menyebar atau merusak material bantal.
3. Gunakan deterjen untuk noda membandel
Pada noda keringat yang sudah menguning, pembersih berbasis enzim dapat membantu menguraikan residu organik seperti keringat dan minyak tubuh. Produk tersebut dapat digunakan sesuai petunjuk pada kemasan dan tetap harus disesuaikan dengan bahan bantal.
Jangan langsung menggunakan bahan pemutih tanpa memeriksa label perawatan. Bahan pemutih tertentu dapat merusak kain atau isian bantal.
4. Cuci bantal yang memang bisa dicuci
Jika label menyatakan bantal aman dicuci menggunakan mesin, gunakan siklus lembut dan deterjen ringan. Beberapa panduan menyarankan mencuci dua bantal sekaligus untuk menjaga keseimbangan beban mesin.
Untuk bantal berbahan bulu atau down, gunakan air dingin atau hangat sesuai petunjuk produsen dan hindari air terlalu panas karena dapat merusak material.
Baca juga: Cara membersihkan noda kasur membandel dengan bahan alami
5. Pastikan bantal benar-benar kering
Setelah dicuci, jangan langsung menggunakan bantal jika bagian dalamnya masih lembap. Bantal perlu dikeringkan secara menyeluruh untuk mencegah kelembapan tertinggal di dalam isian.
Pada bantal down atau berbahan bulu, pengeringan yang tidak sempurna dapat menyebabkan bau dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur. Bantal juga dapat ditepuk atau dikibaskan secara berkala selama proses pengeringan agar isiannya tidak menggumpal.
6. Jangan mencuci bantal memory foam secara sembarangan
Bantal memory foam padat umumnya tidak boleh dimasukkan ke mesin cuci atau direndam karena air dapat merusak struktur busa.
Untuk jenis ini, noda dapat dibersihkan secara lokal menggunakan kain dan larutan pembersih yang sesuai. Setelah itu, bagian yang dibersihkan perlu dikeringkan secara menyeluruh.
7. Rutin mencuci sarung dan menggunakan pelindung bantal
Membersihkan sarung bantal secara rutin dapat membantu mengurangi jumlah keringat, minyak tubuh, dan sel kulit yang mencapai bagian dalam bantal.
Penggunaan pelindung bantal juga dapat memberikan lapisan tambahan antara tubuh dan bantal sehingga membantu mencegah keringat serta minyak tubuh meresap langsung ke dalam isian.
8. Bantal yang sudah terlalu lama bisa perlu diganti
Membersihkan bantal tidak selalu dapat mengembalikan kondisinya seperti semula. Jika bantal sudah menggumpal, kehilangan bentuk, berbau terus-menerus, atau tidak lagi memberikan dukungan yang baik, pertimbangkan untuk menggantinya.
Dengan demikian, noda kuning pada bantal tidak selalu berarti bantal tersebut kotor karena jarang dicuci. Keringat dan minyak tubuh memang dapat meresap melalui sarung bantal dan menumpuk dari waktu ke waktu.
Karena setiap bantal memiliki bahan dan konstruksi berbeda, petunjuk dari produsen tetap menjadi acuan utama sebelum menggunakan deterjen, pemutih, mesin cuci maupun pengering.
Baca juga: Tips atasi noda kuning di baju putih, mudah dan efektif di rumah
Baca juga: Tips menghilangkan noda speaker di meja kayu
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































