Kemenkeu komitmen lanjutkan disiplin fiskal seiring koreksi Fitch

3 hours ago 4
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan melanjutkan disiplin fiskal

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Keuangan menegaskan komitmen untuk melanjutkan disiplin fiskal seiring dengan koreksi prospek (outlook) peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif oleh lembaga pemeringkat global Fitch Ratings.

“Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan melanjutkan disiplin fiskal sebagaimana dimandatkan dalam undang-undang,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Fitch merevisi proyeksi peringkat utang Indonesia akibat meningkatnya kekhawatiran atas ketidakpastian kebijakan pemerintah.

Salah satu yang disorot adalah tekanan belanja dan penerimaan negara. Namun, Deni menyatakan, fiskal Indonesia telah menunjukkan perbaikan.

Pendapatan negara tumbuh 9,5 persen (year-on-year/yoy) pada Januari dan 12,8 persen (yoy) pada Februari 2026.

Peningkatan itu ditopang oleh penerimaan pajak yang tumbuh 30,7 persen (yoy) pada Januari dan 30,4 persen pada Februari 2026.

Secara paralel, belanja negara tumbuh signifikan, yakni sebesar 25,7 persen (yoy) pada Januari dan 41,9 persen (yoy) pada Februari 2026.

Kemenkeu memastikan percepatan belanja dan stimulus ekonomi dilakukan secara terukur untuk mempertahankan momentum pertumbuhan yang terus meningkat dengan tetap memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta disiplin fiskal terjaga.

Di sisi lain, Fitch juga memperhatikan risiko investasi di luar APBN, terutama terkait Danantara.

Deni menjelaskan penguatan kolaborasi dengan Danantara sebagai mesin pertumbuhan baru bertujuan menggerakkan ekonomi melalui investasi strategis di luar APBN namun tetap fokus pada profit berkelanjutan, termasuk terus mengungkit investasi swasta bernilai tambah tinggi.

Dia mengatakan tata kelola dan operasional Danantara dijaga kredibilitasnya dengan risiko yang terukur, sehingga Danantara menjadi instrumen investasi strategis yang kredibel, terkelola dengan baik, dan selaras dengan stabilitas makrofiskal jangka panjang.

Meski Fitch mengoreksi proyeksi peringkat utang RI, lembaga pemeringkat ini tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB atau layak investasi (investment grade).

Penegasan ini didukung rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, prospek pertumbuhan jangka menengah yang cukup baik, rasio utang pemerintah terhadap PDB yang relatif moderat, serta cadangan devisa (cadev) yang memadai.

Deni mengatakan pemerintah terus berupaya memperbaiki iklim usaha dengan langkah debottlenecking dan deregulasi untuk peningkatan investasi.

Berbagai langkah itu dilakukan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi serta memperkuat reformasi struktural untuk meningkatkan ketahanan ekonomi.

Pemerintah pun terus meningkatkan koordinasi lintas sektor agar momentum akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat dijaga dalam jangka menengah dengan tetap mempertahankan stabilitas.

Koordinasi kebijakan fiskal-moneter terus menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan pasar dan memastikan program-program prioritas berjalan efektif dan akuntabel.

Adapun Fitch memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di kisaran 5 persen pada 2026-2027, lebih tinggi dari median negara BBB.

“Dengan fondasi ekonomi yang kuat, disiplin fiskal yang terjaga, dan reformasi struktural yang terus berlanjut, Indonesia tetap berada di jalur yang positif untuk memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi jangka menengah,” tutur Deni.

Baca juga: Analis: Outlook Fitch Ratings beri tekanan tambahan ke IHSG

Baca juga: Rupiah melemah dipengaruhi risiko pasokan di tengah konflik Asia Barat

Baca juga: Fitch Ratings revisi outlook peringkat utang RI jadi negatif

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |