Kemendikdasmen minta publik waspadai penipuan kerja sama pengadaan IFP

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta publik agar mewaspadai penipuan terkait kerja sama pengadaan sarana program digitalisasi pembelajaran berupa Interactive Flat Panel (IFP), program revitalisasi satuan pendidikan, serta program pengadaan lainnya.

Inspektur Jenderal Kemendikdasmen Faisal Syahrul mengatakan lembar dokumen yang menyebutkan pengadaan barang dan jasa Kemendikdasmen tersebar secara daring di masyarakat sehingga pihaknya mengimbau masyarakat agar hati-hati terhadap penipuan yang menyatakan adanya kerja sama dengan Kemendikdasmen.

Ia pun menegaskan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan kementerian dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Sebagai bentuk pencegahan, Kemendikdasmen juga mengimbau satuan pendidikan, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi pengadaan yang tidak bersumber dari saluran resmi Kemendikdasmen.

Apabila menemukan indikasi penipuan atau informasi yang mencurigakan, ia meminta seluruh pihak agar segera melakukan pelaporan guna mendapatkan informasi yang benar.

Untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan, ia mengatakan masyarakat dapat menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen melalui pusat panggilan 177, nomor WhatsApp +62 812-1804-0427, atau kanal https://ult.kemendikdasmen.go.id/.

Baca juga: Terima arahan Presiden, Mendikdasmen siap galakkan Ikrar Pelajar
Baca juga: Permendikdasmen Budaya Sekolah Aman Nyaman tekan angka kasus kekerasan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |