Jakarta (ANTARA) - Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan Kompetisi Film Pendek Islami 2026 bertema Keluarga Sakinah-Maslahat, yang masa pendaftarannya dilakukan secara daring dan telah dibuka dari 15 Juni hingga 31 Juli 2026.
“Melalui kompetisi ini kami ingin mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menghadirkan inspirasi dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan keluarga,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.
Muchlis mengatakan Kompetisi Film Pendek Islami 2026 menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, sekaligus menyebarkan pesan-pesan keislaman melalui media audio visual.
Kompetisi ini terbuka bagi individu maupun kelompok tanpa batasan usia, suku, dan golongan. Panitia menyediakan hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang.
Baca juga: Kemenag: Penyuluh agama harus manfaatkan medsos sebagai sarana dakwah
Menurutnya, tema Keluarga Sakinah-Mashlahat dipilih karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berakhlak mulia.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi setiap individu. Dari keluargalah nilai-nilai agama, moral, dan kebangsaan ditanamkan. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat untuk mengangkat berbagai cerita inspiratif tentang keluarga yang menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitarnya,” kata Muchlis.
Menurutnya, perkembangan media digital membuka peluang besar bagi masyarakat, terlebih generasi muda, untuk menyebarkan pesan-pesan positif melalui karya kreatif. Dakwah saat ini tidak selalu harus disampaikan melalui mimbar.
“Hari ini dakwah juga bisa hadir melalui film, video pendek, dan berbagai konten digital yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kami berharap kompetisi ini melahirkan karya-karya yang berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman,” kata Muchlis.
Baca juga: Kemenag: Musik dan film jadi instrumen penguatan moderasi beragama
Dalam kompetisi ini peserta diminta membuat film pendek bergenre drama fiksi keluarga dengan durasi 5 hingga 7 menit. Peserta diberi kebebasan mengembangkan cerita sesuai kreativitas masing-masing selama tetap selaras dengan tema yang ditentukan.
Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka pada 15 Juni hingga 31 Juli 2026. Seluruh karya yang masuk akan dinilai oleh dewan juri untuk menentukan para pemenang.
Panitia menyediakan hadiah Juara I sebesar Rp10 juta, Juara II Rp7 juta, dan Juara III Rp5 juta. Selain itu akan dipilih satu karya sebagai Juara Favorit berdasarkan jumlah tayangan terbanyak.
“Kami mengundang para sineas muda, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Setiap orang memiliki cerita yang dapat menginspirasi dan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujar Muchlis.
Baca juga: Kemenag gambarkan kerukunan beragama di Aceh lewat film pendek
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































