Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mempercepat pemulihan infrastruktur Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye pascabencana di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga keberlanjutan layanan irigasi, terutama di daerah sentra produksi pangan.
"Pemulihan fungsi irigasi menjadi prioritas karena menyangkut ketahanan pangan dan penghidupan petani," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis..
Ia menegaskan bahwa irigasi adalah tulang punggung pertanian sehingga ketika terjadi gangguan maka harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan suplai air irigasi kembali optimal guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat agar cepat berangsur pulih pascabencana.
Baca juga: Kementerian PU sebut 12 jembatan kembali fungsional di Provinsi Aceh
Dijelaskan, penanganan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera 1 berupa perapian jalan putus dan pembersihan jalan akses untuk masuk logistik, pembersihan gelondong kayu di bendung Jambo Aye, merehabilitasi tiga bangunan sadap, pembangunan pintu air, pembangunan pengendali banjir serta perkuatan tebing dan normalisasi sungai.
Daerah Irigasi Jambo Aye merupakan penyuplai air pada daerah pertanian di Provinsi Aceh Utara dan Timur dengan luas layanan 19.473 hektare (Ha) pada "intake" kiri dan 3.028 Ha pada "intake" kanan.
Melalui percepatan ini, pihaknya berharap aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan normal kembali dan produktivitas pertanian tetap terjaga.
Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan serta penanganan lanjutan untuk memastikan infrastruktur sumber daya air tetap andal menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) terkait rehabilitasi irigasi yang terdampak bencana di Sumatera.
Baca juga: PU: Penanganan 7 ruas jalan nasional di Aceh Tamiang berangsur pulih
Terkait rehabilitasi irigasi yang tertimbun lumpur, Kementerian PU bekerja sama dengan Kementan karena data sementara adalah di tiga provinsi dan ini adalah data sementara karena dari waktu ke waktu dengan semakin terbukanya konektivitas, pasti akan bertambah.
Selain irigasi, aliran sungainya pun juga ada yang tertutup kayu atau bahkan ada yang sudah hilang akibat dampak bencana di tiga provinsi di Sumatera.
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































