Kemarin, Try Sutrisno wafat hingga tinjau ulang kesepakatan dagang

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Berbagai kabar di ranah politik telah diwartakan Kantor Berita ANTARA pada Senin (2/3), mulai dari Wakil Presiden Keenam RI Try Sutrisno wafat hingga pemerintah diminta meninjau ulang kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat.

Berikut sejumlah berita politik kemarin untuk kembali Anda simak pagi ini.

1. Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno wafat di RSPAD pada Senin pagi

Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin (2/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca selengkapnya di sini.

2. Presiden Prabowo pimpin upacara pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara untuk memimpin langsung upacara militer pemakaman Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3) siang.

Baca selengkapnya di sini.

3. Putra kedua Try Sutrisno jadi imam shalat jenazah sang ayah

Putra kedua almarhum Try Sutrisno, yakni Taufik Dwicahyono, menjadi imam saat shalat jenazah mendiang wakil presiden keenam itu di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Timur, Senin (2/3).

Baca selengkapnya di sini.

4. Prabowo perintahkan Zulhas agar harga sembako tak naik hingga Lebaran

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) agar harga sembilan bahan pokok (sembako) tidak boleh naik selama bulan Ramadhan sampai dengan Lebaran.

Baca selengkapnya di sini.

5. Komisi VII DPR minta pemerintah tinjau ulang kesepakatan dagang AS-RI

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim meminta pemerintah meninjau ulang perjanjian dagang Amerika Serikat-Indonesia atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2).

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |