Kemarin, proyeksi ekonomi RI dari IMF hingga hapus tagih piutang UMKM

1 month ago 15

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita seputar Ekonomi pada Selasa (28/1) masih layak untuk disimak hari ini. Mulai dari proyeksi International Monetary Fund (IMF) terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 dan 2026 hingga rencana piutang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dihapus tagih.

Berikut selengkapnya:

  1. Update Januari, IMF proyeksikan ekonomi RI tumbuh 5,1 persen di 2025

International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,1 persenyear on year (yoy)pada 2025 dan 5,1 persen (yoy) pada 2026.

  1. Survei Indikator catat 4 dari 7 menteri terbaik dari sektor ekonomi

Peneliti Utama Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebutkan bahwa empat dari tujuh menteri atau pejabat setingkat menteri yang dinilai berkinerja terbaik dalam 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berasal dari sektor ekonomi.

  1. ESDM alihkan ekspor minyak mentah untuk diolah di dalam negeri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah akan mengalihkan seluruh minyak mentah yang sebelumnya direncanakan untuk diekspor, menjadi diproses oleh kilang di dalam negeri guna meningkatkan produksi BBM nasional.

  1. Wamenpar yakin pergerakan wisata libur panjang lampaui momen Nataru

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memproyeksikan jumlah pergerakan wisatawan selama libur panjang Isra Mi'raj, Tahun Baru Imlek, dan cuti bersama akan melampaui capaian pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

  1. OJK: Himbara petakan debitur UMKM yang utangnya akan dihapus tagih

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) secara bertahap masih melakukan pemetaan dan penentuan debitur usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang piutang macetnya akan dihapus tagih.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |