KDEI Taipei gelar workshop ekspor bagi diaspora Indonesia

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei kembali memfasilitasi diaspora Indonesia di Taiwan untuk terlibat aktif dalam ekosistem ekspor nasional dengan menggelar Workshop Temu Diaspora pada Minggu.

Dengan mengusung tema "Wujudkan Mimpi jadi Eksportir Produk Indonesia di Taiwan", workshop diikuti 110 peserta diaspora di Taiwan, dan 24 UMKM Indonesia bidang pangan, fesyen dan kriya.

"Kegiatan ini tidak hanya memfasilitasi UMKM untuk bertemu dengan pembeli potensial, namun juga membuka peluang bagi diaspora Indonesia untuk masuk ke dalam ekosistem UMKM BISA Ekspor," ujar Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo dalam keterangan resmi yang diterima Selasa.

Arif menjelaskan bahwa lokakarya diisi dengan pengetahuan teknis tentang ekspor yang nantinya diharapkan para peserta memiliki rasa percaya diri dan semangat kewirausahaan agar berani naik kelas sebagai eksportir.

Sementara itu, Pendiri Akademi Mudah Ekspor (AME), Fernanda Reza, mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan KDEI Taipei. Ia berharap kolaborasi ini membawa dampak positif, baik bagi diaspora maupun pelaku UMKM yang mengikuti misi dagang.

"Terima kasih kepada KDEI Taipei yang telah memfasilitasi dan bekerja sama sehingga kegiatan lokakarya ini berjalan lancar," kata Fernanda Reza.

Fernanda berharap workshop ini menjadi wadah untuk memperluas jejaring diaspora dengan UMKM Indonesia, berbagi pandangan mengenai mengawali usaha, hingga diaspora bisa menjadi bagian dari rantai ekspor UMKM Indonesia ke Taiwan.

Kegiatan hasil kolaborasi antara KDEI Taipei, Kementerian Perdagangan RI, dan Akademi Mudah Ekspor (AME) ini dihadiri secara daring oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, dengan narasumber Zahra Margautami.

Baca juga: Kemendag: WNI di Taiwan kini bisa bayar layanan paspor di minimarket

Baca juga: KKP komitmen tingkatkan ekspor perikanan ke Taiwan dan Korsel

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |