Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Rusun Embrio RW 04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
"Polri bersama TNI hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir benar-benar terlayani dengan baik, mulai dari kebutuhan logistik, keamanan, hingga kondisi kesehatan para pengungsi," kata Asep dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Asep menjelaskan kedatangannya bersama Pangdam juga berinteraksi langsung dengan warga pengungsi sekaligus mengecek kondisi tempat tinggal sementara yang dihuni ratusan warga terdampak banjir.
"Saat ini, sebanyak 643 warga tercatat mengungsi di Rusun Embrio akibat banjir yang merendam permukiman di wilayah Semper Barat," kata Asep.
Untuk membantu meringankan beban para pengungsi, Polda Metro Jaya dan Pangdam Jaya menyerahkan 250 paket bantuan sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, kopi, roti, dan teh celup.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolda dan Pangdam juga menyempatkan diri menyapa para pengungsi, termasuk anak-anak.
Keduanya terlihat membagikan cokelat kepada anak-anak untuk memberikan semangat dan menghibur mereka di tengah situasi pengungsian.
Sementara itu, Deddy mengatakan pihaknya bersama Polri dan pemerintah daerah terus bersinergi dalam penanganan dampak banjir di Jakarta.
"TNI siap mendukung penuh upaya kemanusiaan, termasuk membantu pengungsi dan memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa darurat," ujarnya.
Kunjungan tersebut dihadiri pula Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, Para PJU Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, unsur Pemkot Jakarta Utara, serta jajaran TNI dan Polri wilayah Cilincing.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri (dua dari kiri) bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi (tiga dari kiri) meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Rusun Embrio RW 04, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro JayaSeluruh elemen pemerintahan berkolaborasi dengan selaras memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga masyarakat.
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta menyebabkan terjadinya banjir di wilayah Jakarta Utara.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengungkapkan pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menyedot genangan, memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas, berkoordinasi dengan lurah serta camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ungkap Suhardiman.
BPBD DKI Jakarta pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," sebut Suhardiman.
Baca juga: 2.000 jiwa mengungsi akibat banjir di Jakarta
Baca juga: Sempat sepinggang, banjir setinggi lutut kini masih rendam Rawa Buaya
Baca juga: Senin malam, banjir Jakarta terus meluas
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































