Kota Bandung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung melayani sebanyak 60.604 penumpang kereta api jarak jauh dari Stasiun Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu atau H-7 Lebaran 2026.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan banyaknya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama periode mudik Lebaran 2026.
“Jumlah pengguna KA Lebaran tahun ini cukup tinggi. Pada dua hari pertama masa posko, tercatat lebih dari 60 ribu pelanggan telah menggunakan layanan kereta api baik yang berangkat maupun tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung,” ujar Kuswardojo di Bandung, Sabtu.
Ia menyebut secara kumulatif hingga H-7 Lebaran 2026 ini sebanyak 250.290 tiket kereta api jarak jauh telah terjual untuk perjalanan dari wilayah Daop 2 Bandung.
“Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi 72,4 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini,” kata dia.
KAI Daop 2 Bandung sebelumnya telah menyiapkan kapasitas tempat duduk tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Penyediaan kapasitas ini mencakup perjalanan kereta api reguler maupun kereta tambahan yang dioperasikan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan penumpang.
Kuswardojo mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan penjualan tiket serta arus pergerakan pelanggan di berbagai stasiun agar pelayanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan optimal.
“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana kereta, prasarana di stasiun, hingga kesiapan petugas di lapangan agar pelanggan dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman dan tepat waktu,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung juga berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan, mulai dari kebersihan stasiun dan kereta hingga peningkatan fasilitas pelayanan bagi penumpang.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik serta membeli tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan kereta agar proses boarding berjalan lancar,” ujar Kuswardojo.
Baca juga: Daop Bandung: Tiket Lebaran terjual 345 ribu kursi
Baca juga: KAI Daop 2 Bandung awasi 55 titik rawan pada mudik Lebaran 2026
Baca juga: 178 ribu orang diprediksi padati Kota Bandung periode Lebaran 2026
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































