Jelang lima abad, Pemprov DKI didorong percepat penanganan banjir dan macet

19 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mempercepat penanganan sejumlah persoalan mendasar, di antaranya banjir dan kemacetan menjelang usia lima abad Jakarta.

Dia menyebutkan banjir dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang utama sehingga penyelesaian kedua masalah itu harus dilakukan secara serius dan terukur.

“Banjir harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan dampak besar bagi masyarakat,” kata Suhud dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemprov DKI dinilai perlu memperkuat langkah pencegahan sejak dini.

"Perlu kesiapsiagaan saat hujan turun, termasuk kolaborasi dengan daerah penyangga, penanganan yang terpadu serta menyeluruh,” ujar Suhud.

Selain itu, kata dia, Pemprov DKI juga harus memperkuat integrasi transportasi publik untuk mengurai kemacetan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Dia memandang pemanfaatan teknologi dan pembangunan sumber daya sangat penting agar transformasi Jakarta sebagai kota global berjalan beriringan dengan kesiapan masyarakat.

Di sisi lain, dia mengungkapkan ketertiban dan partisipasi warga menjadi modal penting bagi Jakarta untuk berkembang sebagai kota global yang tetap menjaga keberlanjutan dan nilai budaya.

Baca juga: Pramono ungkap proyek pembangunan prioritas jelang lima abad Jakarta

Baca juga: Pemprov maknai lima abad Jakarta sebagai momentum kolaborasi membangun kota

Baca juga: Pemprov tonjolkan sejumlah program untuk menyongsong lima abad Jakarta

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |