Khofifah harap semen beku BBIB Singosari percepat swasembada daging

2 hours ago 2

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap semen beku dari sapi jenis Belgian Blue yang dikembangkan oleh Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang bisa mempercepat tercapainya swasembada daging.

Khofifah di BBIB Singosari, Minggu, mengatakan, pengembangan semen beku dari sapi Belgian Blue sukses dijalankan oleh BBIB Singosari dan sudah cukup banyak dimanfaatkan di Jawa Timur, seperti di Mojokerto, Situbondo, Bondowoso, dan Jember.

"Saya berharap bahwa apa yang menjadi kekuatan dari BBIB Singosari bisa dimanfaatkan oleh seluruh daerah karena pada dasarnya Indonesia punya potensi swasembada daging. Untuk uji coba Belgian Blue sudah relatif sukses," kata Khofifah.

BBIB Singosari memiliki lima ekor pejantan sapi jenis Belgian Blue dan setiap bulannya mampu menghasilkan 1.000-2.000 dosis semen beku.

Sedangkan, secara keseluruhan BBIB Singosari mengelola 165 sapi jantan unggul yang terdiri dari berbagai jenis.

Selain sapi, fasilitas tersebut juga terdapat 30 kambing jantan, 279 sapi perah, dan 411 bibit kambing sebagai sumber pengembangan bibit ternak nasional.

Hingga Juni 2026, jumlah semen beku yang diproduksi oleh fasilitas inseminasi di Kabupaten Malang ini sebanyak 895.559 dosis.

Baca juga: Wamentan tinjau BBIB Singosari pastikan kualitas semen beku terjamin

Baca juga: Mentan pacu produktivitas semen beku untuk tingkatkan populasi ternak

Menurut Gubernur,apabila potensi tersebut bisa dimaksimalkan maka paling tidak swasembada daging sudah bisa diwujudkan dalam kurun waktu tiga tahun.

Selain itu, BBIB Singosari disebutnya kini terus mengembangkan semen beku dari sapi jenis Wagyu.

Jenis sapi asal Jepang memiliki nilai ekonomis yang tergolong tinggi dan banyak diminati oleh restoran hingga hotel bintang lima. Dimana rata-rata harga daging di pasaran menyentuh Rp1 juta per kilogram.

Sementara itu, Kepala BBIB Singosari drh Akbar, menyampaikan, semen beku dari sapi Belgian Blue memang paling diminati oleh peternak, karena harga pasaran untuk anakan dengan usia 1 bulan sudah menembus kisaran harganya Rp15-20 juta.

Potensi yang ada pada akhirnya membuat tingginya kebutuhan terhadap semen beku sapi Belgian Blue.

"Di kami (harga semen beku) sekitar Rp15 ribu (per dosis) untuk Belgian Blue, jenis Simental dan Limosin Rp10 ribu. Kemudian, kalau Wagyu Rp7 ribu," kata Akbar.

Akbar menambahkan setiap straw semen beku dari BBIB Singosari memiliki standar yang minimal harus berisi 25 juta sel sperma.

"Di Jawa Timur tingkat keberhasilannya 1,5-1,8 kali inseminasi buatan untuk bunting dan yang dikawin bobotnya body condition score (bcs) skala 3 (ideal), kalau standar betina 400-450 kilogram," katanya.

Baca juga: NTT terima 3.000 dosis semen beku sapi dari Kementan

Baca juga: Kementan buka layanan deposit semen beku perkuat produksi ternak

Baca juga: Balai Inseminasi Buatan Lembang siapkan 5 juta semen beku

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |