Iran ancam akan membalas jika fasilitas energinya diserang AS

5 hours ago 3

Teheran (ANTARA) - Iran akan mengambil langkah balasan jika fasilitas energi negara itu diserang, kata Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, Ahad, di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump menyatakan bahwa jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam, AS akan menghancurkan pembangkit listrik Iran, dimulai dari yang terbesar.

“Jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran diserang oleh musuh, seluruh infrastruktur energi, serta fasilitas teknologi informasi dan desalinasi air milik AS dan rezim di kawasan akan menjadi sasaran sesuai peringatan sebelumnya,” kata Zolfaghari, seperti dikutip kantor berita Fars.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta target militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

AS dan Israel awalnya menyatakan bahwa serangan “pencegahan” itu diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dipersepsikan dari program nuklir Iran, namun kemudian AS-Israel menegaskan bahwa mereka ingin menyaksikan terjadi perubahan kekuasaan di Iran.

Sumber: Sputnik-RIA Novosti-OANA

Baca juga: Korsel koordinasi dengan Iran amankan pelayaran di Selat Hormuz

Baca juga: Iran: Selat Hormuz tetap terbuka, siap amankan kapal tanker Jepang

​​​​​​​

Penerjemah: Primayanti
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |