Palu (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa susulan dengan magnitudo 4,0 dan kedalaman 4 kilometer kembali mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
"Gempa dangkal ini terjadi sekitar 20.47 WIB dan dirasakan nyata oleh masyarakat," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro di Palu, Jumat.
Ia mengemukakan episenter gempa berada pada posisi koordinat 1,26 LS dan 120,31 BT, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 49 kilometer arah timur Sigi.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo.
Baca juga: BNPB: 2.533 rumah warga rusak akibat gempa di Sigi
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa menimbulkan guncangan di Sigi dan Palu dengan skala intensitas II-III MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat guncangan tersebut," ujarnya.
Djati menjelaskan gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa besar sebelumnya dengan magnitudo 6,7 pada 16 Juni 2026 pukul 10.27 WIB.
Hingga 26 Juni 2026 pukul 21.50 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan aktivitas gempa susulan tercatat sebanyak 1.488 kali dengan kekuatan terbesar dengan magnitudo 5,3.
Baca juga: Tangani dampak gempa, BNPB perbaiki infrastruktur darurat di Sigi
Baca juga: BNPB percepat pembangunan 50 huntara di Nokilalaki Sigi
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































