IOC serukan jaminan keamanan atlet Paralimpiade Milano Cortina 2026

1 week ago 3
Kini lebih dari sebelumnya, IOC berdiri teguh pada keyakinannya bahwa olahraga harus tetap menjadi mercusuar harapan, kekuatan yang menyatukan seluruh dunia dalam kompetisi damai

Jakarta (ANTARA) - Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyerukan kepada seluruh negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjamin keselamatan perjalanan para atlet yang akan berlaga di Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.

Seruan ini disampaikan menyusul kekhawatiran atas meningkatnya konflik global yang berpotensi menghambat partisipasi para olahragawan difabel dari berbagai belahan dunia dalam kompetisi damai tersebut.

​Dalam pernyataan resmi yang dikutip di Jakarta, Rabu, IOC menegaskan bahwa olahraga harus tetap menjadi mercusuar harapan di tengah dunia yang terguncang oleh perpecahan dan tragedi kemanusiaan.

Baca juga: Intip upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Verona, Italia

"Kini lebih dari sebelumnya, IOC berdiri teguh pada keyakinannya bahwa olahraga harus tetap menjadi mercusuar harapan, kekuatan yang menyatukan seluruh dunia dalam kompetisi damai," tulis otoritas tertinggi Olimpiade tersebut.

​IOC menekankan bahwa prinsip netralitas dalam gerakan Olimpiade merupakan fondasi utama yang kembali diperkuat oleh Dewan Eksekutif melalui proses "Fit for the Future". Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa platform olahraga global tetap berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan yang memberikan harapan, meskipun harus menghadapi realitas politik dunia yang kompleks.

​Misi tersebut dinilai sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam menghadirkan atlet dari berbagai negara untuk berkompetisi secara adil tanpa memandang asal-usul atau latar belakang politik mereka. Prinsip dasar ini menjadi inti dari Gerakan Olimpiade guna menjaga inklusivitas dan perdamaian melalui ajang olahraga internasional.

​Terkait hal itu, IOC kembali menyinggung Resolusi Gencatan Senjata Olimpiade atau Olympic Truce yang bertajuk "Membangun dunia yang damai dan lebih baik melalui olahraga dan cita-cita Olimpiade".

Resolusi PBB tersebut dirancang khusus untuk memungkinkan perjalanan aman bagi seluruh atlet yang lolos kualifikasi menuju negara tuan rumah, Italia.

Baca juga: China torehkan hasil terbaik di Olimpiade Musim Dingin

​Meskipun memiliki peran sentral, IOC mengingatkan bahwa Resolusi Gencatan Senjata Olimpiade bersifat aspiratif dan tidak mengikat secara hukum bagi negara anggota PBB. Setiap edisi Olimpiade dan Paralimpiade biasanya mengadopsi resolusi ini atas usulan negara tuan rumah sebagai bentuk komitmen moral kolektif masyarakat internasional.

​IOC menjelaskan bahwa statusnya sebagai Pengamat Tetap di PBB tidak memberikan kewenangan yuridis untuk menegakkan implementasi resolusi tersebut di lapangan.

Otoritas tersebut menyatakan bahwa penegakan aturan sepenuhnya berada dalam ranah sistem PBB dan kedaulatan masing-masing negara anggota di luar yurisdiksi IOC.

​Sebagai langkah nyata, IOC mengimbau seluruh komunitas internasional untuk memberikan dukungan penuh bagi atlet-atlet yang terdampak konflik bersenjata terbaru. Dukungan ini diharapkan dapat memastikan mereka tetap memiliki akses perjalanan yang aman agar bisa berpartisipasi dalam Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.

Baca juga: Menengok kegigihan atlet veteran di Olimpiade Milan-Cortina 2026

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |