Graham Arnold berharap Irak petik pengalaman berharga

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Irak Graham Arnold berharap pemain-pemainnya memetik pengalaman berharga dari Piala Dunia 2026 setelah mereka menyelesaikan ajang akbar ini dengan tiga kekalahan dari tiga laga di Grup I.

Irak, yang kembali ke Piala Dunia setelah 40 tahun absen, mengakhiri laga Grup I dengan kekalahan telak 0-5 dari Senegal di Stadion Toronto, Kanada, Sabtu WIB. Sebelumnya, mereka kalah 1-4 dari Norwegia dan 0-3 dari Prancis.

"Kami tampil baik dalam dua dari tiga pertandingan. Ini merupakan perjalanan yang menyenangkan dan saya berharap para pemain akan pulang dengan membawa pengalaman yang berharga," kata Arnold, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.

Baca juga: Hancurkan Irak 5-0, Senegal jaga asa melaju ke 32 besar

Baca juga: Belgia pastikan tempat di 32 besar usai hancurkan Selandia Baru 5-1

Laga terakhir itu berjalan sangat sulit untuk Irak karena mereka sudah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah Rebin Sulaka mendapatkan kartu merah. Kartu merah ini terjadi setelah Senegal mencetak gol cepat pada menit keempat melalui Habib Diarra.

Setelah kartu merah itu, Senegal yang mengincar kemenangan dengan skor besar untuk menjaga asa kelolosan ke babak 32 besar, menambah empat gol pada babak kedua melalui Ismaila Sarr (56'), Pape Gueye (59', 71'), dan Iliman Ndiaye (82').

"Hari ini benar-benar sangat berat setelah kartu merah di awal pertandingan. Ketika Anda melakukan kesalahan seperti yang kami lakukan, Anda akan dihukum di Piala Dunia. Kami berada di grup yang sangat berat," ujar Arnold yang pernah menukangi Australia di Piala Dunia 2022 itu.

Sementara itu, pelatih Senegal Pape Thiaw mengatakan kemenangan besar ini sangat layak didapatkan negaranya.

Saat ini, Senegal pun sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar setelah menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

"Kami menang 5-0 dan saya rasa kemenangan itu memang sepenuhnya layak kami raih. Tim menangani pertandingan ini dengan sangat baik. Pada awalnya tidak mudah karena kami menghadapi rival langsung yang juga menginginkan kemenangan ini," kata Thiaw.

Baca juga: Mesir lolos ke 32 besar usai imbang 1-1 lawan Iran

Baca juga: Uruguay gagal ke fase gugur Piala Dunia 2026

Penerjemah: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |