GP Ansor ajak bangsa perkuat persatuan hadapi dampak eskalasi militer

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, dan mengajak warga bangsa untuk memperkuat persatuan dalam menghadapi dampak dari perang tersebut.

“Perbedaan pandangan politik di dalam negeri tidak boleh menggerus persatuan bangsa. Dalam situasi global yang penuh gejolak, kekuatan terbesar Indonesia adalah persatuan nasional,” ujar Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Dasco ajak masyarakat sipil perkuat persatuan nasional

Addin menilai konflik di Timur Tengah bukan hanya persoalan regional, tetapi memiliki implikasi luas terhadap rantai pasok energi global, stabilitas ekonomi, serta dinamika politik internasional yang pada akhirnya juga dapat mempengaruhi kondisi nasional.

Ia mengutip pandangan sejumlah pengamat menilai eskalasi perang di kawasan tersebut berpotensi mengganggu jalur pasokan energi dunia yang melewati Selat Hormuz, yang menjadi jalur penting bagi sekitar 20 persen distribusi energi global.

GP Ansor mengingatkan dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, bangsa Indonesia perlu mengedepankan persatuan dan menghindari polarisasi yang dapat melemahkan kekuatan nasional.

Ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengundang para mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan menteri luar negeri, ketua umum partai politik, pimpinan ormas Islam, serta berbagai tokoh nasional untuk berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai situasi geopolitik global serta dampaknya bagi Indonesia.

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahim dan konsolidasi kebangsaan lintas generasi kepemimpinan untuk merumuskan langkah terbaik bagi bangsa.

“Langkah Presiden Prabowo yang merangkul para tokoh bangsa merupakan teladan penting bahwa dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu, bangsa Indonesia harus mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan kepentingan nasional di atas segala perbedaan,” ujar Addin.

Baca juga: Ketum MUI ajak umat perkuat persatuan dukung pemerintah bangun bangsa

Baca juga: Gibran ajak PUI perkuat persatuan dan kawal pembangunan nasional

Addin menekankan ada dua hal yang perlu dijaga mengatasi dampak perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, yaitu ketahanan energi dan ketahanan pangan.

“Anak muda harus mengambil peran penting dalam menjaga kedua ketahanan tersebut. GP Ansor siap membantu pemerintah dalam hal ini,” katanya.

GP Ansor mengimbau masyarakat untuk tetap bijak menyikapi berbagai informasi terkait konflik internasional serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah bangsa.

Dengan semangat persatuan, GP Ansor optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus terus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |