Medan (ANTARA) - BMKG menyebutkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,8 yang terjadi di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Minggu pukul 03:54:48 WIB akibat adanya aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," kata Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Sumatera Utara, Minggu.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,75 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,81 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak enam kilometer barat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada kedalaman enam kilometer.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan skala intensitas III-IV MMI.
Baca juga: Gempa dangkal tiga kali guncang Kalimantan Selatan pada Sabtu siang
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Baca juga: BMKG: Aktivitas sesar sebabkan gempa di Muna dan Mubar
Pewarta: Juraidi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































