Diduga tercemar limbah pabrik kertas, DLH Karawang uji lab air sungai

1 month ago 11
Setelah pengambilan sampel, kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Estimasi proses uji laboratorium berlangsung sekitar 14 hari

Karawang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melakukan uji sampel air sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, yang diduga tercemar limbah pabrik kertas setelah airnya berubah warna menjadi putih keruh.

Kepala DLH Karawang Asep Suryana saat dihubungi di Karawang, Jumat, menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti kabar dugaan pencemaran sungai itu dengan melakukan pengecekan ke lapangan dan mengambil sampel air untuk uji laboratorium.

Untuk sementara ini pihaknya belum bisa melakukan penanganan secara mendalam, karena harus menunggu hasil uji laboratorium tersebut.

"Setelah pengambilan sampel, kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Estimasi proses uji laboratorium berlangsung sekitar 14 hari," katanya.

Baca juga: KLH terus awasi perkembangan dugaan pencemaran Sungai Citarum

Hasil uji laboratorium tersebut, kata dia, nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pencemaran, sekaligus menelusuri sumber limbah yang diduga mencemari aliran sungai itu.

Sementara itu kabar pencemaran air sungai yang berwarna putih keruh di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Karawang, sebelumnya beredar di media sosial.

Kondisi warna air sungai menjadi putih keruh diduga akibat adanya pembuangan limbah cair dari pabrik.

Salah satu pabrik yang disebut-sebut melakukan pencemaran air sungai di Desa Kutanegara dalam sebuah rekaman video yang beredar ialah pabrik kertas PT Pindo Deli 4 (Sinarmas Group). Pabrik ini berada di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Karawang.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup Karawang teliti pencemaran limbah pewarna pupuk

Sebelumnya, sebagaimana laporan ANTARA, sekitar Juni 2025 pabrik kertas Sinarmas Group, PT Pindo Deli 1, yang berlokasi di wilayah Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, juga diduga melakukan pencemaran air Sungai Citarum.

Dari hasil penelusuran, sumber perubahan warna air Sungai Citarum dari coklat menjadi biru kehijauan itu berasal dari saluran pembuang yang keluar dari buangan air PT Pindo Deli 1.

Saat itu warga juga melaporkan ikan-ikan yang ada di sungai tersebut banyak ditemukan dalam kondisi mabuk.

DLH Karawang telah melakukan penanganan atas dugaan pencemaran itu dengan pengambilan sampel air dan memanggil manajemen PT Pindo Deli 1.

Baca juga: DLHK: Izin Pindo Deli 1 perlu ditinjau ulang karena cemari Citarum

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |