DBS: Stabilitas ekonomi makro Indonesia lebih baik dari tahun lalu

3 hours ago 3
dari sisi makro, stabilitas ini akan memastikan bahwa fokus utama tetap pada pertumbuhan

Jakarta (ANTARA) - Senior Investment Strategist Bank DBS Joanne Goh mengatakan stabilitas ekonomi makro lndonesia pada tahun 2026 lebih baik dibandingkan tahun lalu.

“Mengingat tahun lalu sudah merupakan tahun yang kuat, stabilitas yang lebih besar saat ini seharusnya menciptakan lingkungan (makro) yang jauh lebih kokoh bagi Indonesia,” ucapnya dalam agenda virtual DBS Chief Investment Officer (CIO) Insights bertajuk “The Long Game” di Jakarta, Senin.

Jika melihat dari sisi mata uang, terlepas dari apa yang terjadi tahun lalu terkait pergantian Menteri Keuangan, lanjutnya, lingkungan makro Indonesia saat ini sebenarnya cukup stabil.

Dengan nilai tukar rupiah yang berada di level Rp16 ribuan, DBS menilai risiko penurunan (downside risk) untuk kurs tersebut relatif lebih rendah.

“Jadi, dari sisi makro, stabilitas ini akan memastikan bahwa fokus utama tetap pada pertumbuhan,” kata Joanne.

Menurut dia, stabilitas makro menjadi satu aspek positif yang dapat memacu Indonesia ke level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang lebih tinggi.

Aspek lainnya ialah adanya siklus komoditas yang masih kuat karena didorong faktor kelangkaan, kondisi geopolitik dan keamanan strategis.

“Siklus komoditas yang positif ini menguntungkan Indonesia, yang merupakan satu-satunya pasar di ASEAN dan Asia yang memiliki sumber daya komoditas yang sangat kuat,” ungkap dia.

Aspek terakhir ialah faktor fiskal Indonesia yang menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan, terutama pada sisi konsumsi. Faktor tersebut berkaitan erat dengan sektor telekomunikasi, perbankan dan konsumsi.

“Kami melihat IHSG akan bergerak dalam tren yang lebih tinggi tahun ini. Kami menetapkan 9.800-an sebagai target indeks untuk IHSG,” ujarnya.

Baca juga: DBS: Banyak negara tingkatkan belanja fiskal guna dukung agenda sosial

Baca juga: DBS dan Mandiri Investasi kerja sama perluas akses investasi emas

Baca juga: DBS salurkan dana hibah Rp48 miliar untuk pemberdayaan perempuan

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |