Cegah turun kelas, Kemenko PM berdayakan kelas menengah

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memberdayakan masyarakat kelas menengah lewat program SMK Go Global dan pemberdayaan UMKM agar mereka tidak turun kelas.

"Untuk yang pekerja, dengan mendapatkan pekerjaan di luar negeri, kami akan bantu dengan program SMK Go Global," kata Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison di sela rapat koordinasi bertajuk "Peran Pemerintah Daerah dalam Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem" di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Menko Muhaimin: Perlu kebijakan yang melindungi kelas menengah

Sementara untuk kelas menengah yang berwirausaha akan dibantu mulai dari permodalan, akses perbankan, hingga pemasaran.

"Ada yang butuh bahan baku, kita bantu. Ada yang butuh mesin-mesin produksi, kita bantu business matching dengan vendor-vendornya. Ada yang butuh pembiayaan, kita latih mereka dan kita business matching dengan berbagai lembaga pembiayaan. Ada permodalan nasional madani (PNM), ada PIP, ada yang non-bank," kata Leontinus Alpha Edison.

Menurut dia, upaya-upaya pemberdayaan masyarakat ini harus berkelanjutan dan membutuhkan komitmen multipihak dalam jangka panjang.

"Memang berkepanjangan dan jangan putus pelaksanaannya. Harapannya pelan, tapi pasti rakyat kita tuh bisa produktif, bisa berdaya, dan bisa mandiri," kata Leontinus Alpha Edison.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan pentingnya pemberdayaan masyarakat kelas menengah agar mereka tidak turun kelas.

"Kebijakan kemiskinan tidak cukup hanya berfokus membantu yang miskin, tetapi kita harus terus bergerak mencegah kelompok rentan dan kelas menengah supaya tidak turun kelas," kata Menko Muhaimin Iskandar.

Baca juga: Jalan tengah memperluas kesempatan kerja bagi kelas menengah

Baca juga: Kadin ajak swasta tambah lapangan kerja demi naikkan kelas menengah

Upaya ini penting mengingat struktur kesejahteraan masyarakat yang belum sepenuhnya kokoh dalam menghadapi tekanan-tekanan ekonomi.

"Tekanan biaya hidup, ketidakpastian pasar kerja, serta meningkatnya biaya pendidikan dan kesehatan akan terus berpotensi menggerus daya tahan kelas menengah kita," kata Muhaimin Iskandar.

Ia mengatakan bahwa fenomena ini menunjukkan bahwa guncangan ekonomi bisa dengan mudah mendorong kelompok rentan jatuh ke jurang kemiskinan.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |