Bupati Buleleng minta tim gabungan fokus cari warga terdampak banjir 

6 days ago 9

Buleleng, Bali (ANTARA) - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meminta tim gabungan penanggulangan bencana bergerak cepat mencari warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Banjar.

"Sedang diupayakan (pencarian tiga warga yang hilang) dengan tim yang terdiri dari anggota BPBD, TNI/Polri, Basarnas, Polair. Semua kita libatkan untuk bisa menyisir bantaran sungai sampai pantai di Kalianget," kata dia saat melakukan peninjauan ke beberapa wilayah terdampak bencana itu di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait agar bisa segera menangani kerusakan-kerusakan maupun sampah yang dibawa banjir bandang ini.

"Segera kita lakukan pembersihan, ada dua alat berat yang kami turunkan untuk melakukan pembersihan di bantaran sungai dan di rumah warga yang terdampak," ujarnya.

Dia mengatakan empat kecamatan terdampak banjir bandang ini terus berkoordinasi melalui masing-masing camat sebagai upaya memitigasi bencana susulan.

Baca juga: BPBD: 11 kepala keluarga terdampak banjir di Sitaro masih mengungsi

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca buruk bisa terjadi kapan saja.

"Sebenarnya curah hujan di daerah atas yang cukup tinggi dari Jumat (6/3) sore sehingga mengakibatkan aliran air sungai yang deras menuju Desa Banjar ini," katanya.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Buleleng Kadek Donny Indrawan menyampaikan pada Jumat (6/3) malam, pihaknya menerima laporan dari tiga lokasi, yakni laporan orang hanyut bersama kendaraan di Banjar Santal, laporan keluarga terjebak banjir di Banjar Sekar dan Dusun Ambengan, Kecamatan Banjar.

Setelah melakukan penelusuran satu orang hanyut dari Banjar Santal ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan tiga orang dari Dusun Ambengan dilaporkan belum kembali.

Ia mengatakan dengan kondisi malam hari dan saat itu aliran banjir masih deras, pihaknya melakukan penyisiran di daerah yang dirasa aman. Pada Sabtu pagi, bersama pihak terkait Basarnas kembali melakukan penyisiran untuk menemukan tiga warga yang masih hilang.

"Kita melaksanakan pembersihan sampah di titik yang kita curigai. Kemudian mengecek disepanjang aliran sungai sampai ke muara," ujarnya.

Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan berupa tenda, selimut, alas tidur, dan sembako.

Curah hujan yang lebat pada Jumat (6/3) malam mengakibatkan banjir bandang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Kecamatan yang terdampak banjir, yakni Busungbiu, Seririt, Sukasada, dan Banjar. Banjir bandang terparah di Kecamatan Banjar mengakibatkan kerusakan bangunan dan korban jiwa, satu warga meninggal serta ibu dan dua anaknya hilang terseret arus.

Baca juga: BPBD: 8 orang hanyut dalam bencana banjir bandang Desa Banjar

Baca juga: Pemkab Lamsel catat ratusan rumah terdampak banjir akibat hujan deras

Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |