Muaradua (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan membangun jembatan darurat setelah Jembatan Besar Teriti penghubung Desa Teluk Agung dan Air Baru putus diterjang luapan sungai pada Senin (11/5) malam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono saat dihubungi dari Baturaja, Rabu, mengatakan bahwa derasnya arus sungai menghantam pondasi jembatan penghubung Desa Teluk Agung dan Pulau Duku, Kecamatan Mekakau Ilir hingga putus total.
Selain itu, Jembatan Besar Teriti penghubung Desa Teluk Agung dan Air Baru di kecamatan yang sama pun putus hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat lagi.
"Dampak dua jembatan putus ini aktivitas masyarakat menjadi terganggu," katanya.
Baca juga: BPJN Sumbar: DED Jembatan yang putus akibat bencana tuntas Agustus
Menyikapi hal tersebut, pihaknya bersama warga sekitar bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang pohon pinang sepanjang sembilan meter yang disusun untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
"Pembangunan jembatan darurat ini sambil menunggu perbaikan secara permanen oleh dinas terkait," jelasnya.
BPBD bersama Dinas PUTR OKU Selatan juga telah melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan jembatan serta mengambil langkah-langkah penanganan jangka panjang.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mendekati lokasi jembatan yang rusak maupun bantaran sungai guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Masyarakat kami imbau tetap berhati-hati dan tidak memaksakan melintas di lokasi terdampak untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," tegasnya.
Baca juga: Satgas PRR: Akses desa terisolasi pascabanjir berulang Aceh diperbaiki
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































