BGN: MBG dongkrak permintaan kedelai, perkuat hubungan RI-AS

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Tigor Pangaribuan mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah meningkatkan permintaan kedelai, dan hubungan dengan AS, yang merupakan importir utama kedelai.

"Saya tidak tahu seberapa besar dampaknya terhadap impor kedelai dari AS. Tapi yang pasti, itu berdampak pada peningkatan permintaan kedelai, permintaan tahu, dan tempe untuk program tersebut," kata Tigor dalam Diskusi dan Demonstrasi Memasak dengan kedelai AS di Pusat Budaya AS @america, Jakarta, Selasa.

Tigor mengatakan bahwa dalam memutuskan komposisi menu yang akan diberikan kepada para penerima manfaat dalam program MBG, BGN berupaya menyediakan makanan dengan gizi yang seimbang.

Kandungan gizi yang diperlukan dalam makanan tersebut harus mengandung karbohidrat, nutrisi dari sayuran dan buah-buahan, serta protein hewani dan nabati.

"Itulah mengapa kami mengatakan di nampan itu, sekarang dalam sistem dan panduan teknis yang telah kami siapkan, semua dapur pusat harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan komposisi makanan tersebut," katanya.

Tigor menekankan bahwa sumber utama protein nabati diperoleh dari tempe dan tahu. Bahan makanan tersebut digunakan sekitar tiga kali dalam sepekan selama pemberian makanan untuk program MBG.

Oleh karena itu, permintaan kedelai untuk produksi turunannya semakin meningkat seiring dengan semakin banyak penerima manfaat program tersebut.

"Karena itu, saya mendengar berita bahwa karena kebijakan itu, pengusaha yang berbisnis tahu dan tempe mengalami peningkatan pendapatan dua kali lipat," katanya.

igor berharap program tersebut akan semakin meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat seiring dengan meningkatnya permintaan kedelai dari AS untuk bahan baku tahu dan tempe untuk program MBG.

Dia juga menyampaikan harapan agar program tersebut akan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketersediaan sumber kedelai, baik di Indonesia maupun di Amerika Serikat, guna meningkatkan kualitas gizi dalam makanan yang diberikan selama program MBG.

Baca juga: Mentan: Pemerintah Pusat siap serap hasil panen kedelai

Baca juga: Menhan sebut pemerintah komit mewujudkan swasembada kedelai

Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |