Bau ketiak saat bangun tidur? Ini penyebab dan cara mengatasinya

2 days ago 5

Jakarta (ANTARA) - Bau ketiak saat bangun tidur bisa membuat sebagian orang merasa kurang nyaman. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan keringat yang bercampur dengan bakteri alami di permukaan kulit.

Keringat sebenarnya tidak memiliki bau. Aroma muncul ketika keringat, terutama dari kelenjar apokrin di area ketiak, berinteraksi dengan bakteri yang terdapat di kulit. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi cuaca panas, aktivitas, hormon, makanan, stres hingga faktor genetik.

Bau yang muncul pada pagi hari juga bukan berarti seseorang tidak menjaga kebersihan. Selama tidur, tubuh tetap menghasilkan keringat dan area ketiak cenderung hangat sehingga bakteri dapat berkembang dan menghasilkan aroma.

Baca juga: Cara mudah buat deodoran spray alami dari air tawas di rumah

Cara mengatasi bau ketiak saat bangun tidur

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi bau ketiak.

1. Mandi dan bersihkan area ketiak

Membersihkan tubuh pada pagi hari dapat membantu menghilangkan keringat, minyak, sel kulit mati, dan sebagian bakteri yang menempel di kulit.

Saat mandi, beri perhatian lebih pada area yang banyak berkeringat, termasuk ketiak. Membersihkan kulit secara rutin merupakan salah satu langkah dasar untuk mengurangi bau badan.

2. Keringkan ketiak sebelum menggunakan produk

Setelah mandi, pastikan area ketiak benar-benar kering sebelum menggunakan deodorant atau antiperspirant.

Kondisi kulit yang kering membantu penggunaan antiperspirant bekerja lebih efektif. Produk tersebut umumnya mengandung bahan berbasis aluminium yang membantu mengurangi produksi keringat.

3. Pilih antiperspirant jika masalahnya juga keringat berlebih

Deodorant dan antiperspirant memiliki fungsi berbeda. Deodorant terutama membantu mengurangi atau menutupi bau, sedangkan antiperspirant dirancang untuk mengurangi jumlah keringat.

Jika ketiak mudah berkeringat sekaligus berbau, antiperspirant dapat menjadi pilihan. American Academy of Dermatology juga menyebut bahan seperti aluminium klorida, aluminium klorohidrat, dan aluminium zirkonium sebagai bahan yang dapat mengurangi keringat.

4. Gunakan pakaian yang bersih dan mudah menyerap keringat

Pakaian yang sudah terkena keringat dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan mempertahankan bau. Karena itu, gunakan pakaian bersih setelah mandi.

Pakaian yang longgar dan memungkinkan kulit mendapatkan sirkulasi udara juga dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih pada tubuh.

Baca juga: 8 manfaat air tawas, dari hilangkan bau ketiak hingga cerahkan kulit

5. Perhatikan makanan dan minuman

Bau badan juga dapat dipengaruhi makanan tertentu. Selain itu, perubahan hormon, obat-obatan, dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat mengubah aroma tubuh.

Karena itu, jika seseorang merasa bau badan berubah setelah mengonsumsi makanan tertentu, pola tersebut dapat diperhatikan dan dievaluasi.

6. Jaga kebersihan rambut ketiak

Rambut ketiak dapat menahan kelembapan dan membuat keringat lebih lama bersentuhan dengan bakteri. Menjaga kebersihan area tersebut dapat membantu mengurangi kondisi yang mendukung munculnya bau.

Namun, mencukur rambut ketiak bukan keharusan untuk semua orang. Yang terpenting adalah menjaga area tersebut tetap bersih dan kering.

Kapan bau ketiak perlu diperiksa?

Bau badan sesekali merupakan hal yang normal. Namun, perubahan bau yang mendadak dan menetap, disertai keringat berlebihan, infeksi kulit, atau keluhan lain sebaiknya tidak diabaikan.

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan perubahan bau badan maupun produksi keringat. Karena itu, apabila bau tetap kuat meski kebersihan sudah dijaga dan penggunaan produk antiperspirant tidak membantu, pemeriksaan ke dokter dapat dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

Pada akhirnya, bau ketiak ketika bangun tidur umumnya dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan, menggunakan pakaian bersih, memastikan ketiak tetap kering, serta memilih deodorant atau antiperspirant sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tips merawat ketiak agar bebas bau dan segar setiap hari

Baca juga: Ini sebabnya ketiak masih bau padahal sudah mandi

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |