Bagi Veda Ega Pratama bukan soal finis kelima

3 hours ago 2
Ambisinya tidak berhenti pada sekadar meraih poin atau finis di posisi lima besar. Ia selalu menginginkan lebih.

Jakarta (ANTARA) - Para kru Honda Team Asia antusias menyambut kembali motor dengan nomor 9 berwarna pink ke dalam paddock. Namun, semangat yang sama tidak begitu terlihat dari pembalapnya, Veda Ega Pratama.

Setelah menghentikan laju motor yang baru saja dibawa finis urutan kelima di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko, pada Minggu 21 Juni lalu, Veda turun dari tunggangannya dan langsung berjalan ke dalam ruangan, sedikit tergesa.

Tampaknya adrenalin masih memuncak di kepala Veda setelah pertarungan sengit di antara lima orang pembalap lain di lap terakhir Moto3 seri kesembilan tersebut. Dan lima pembalap lain tersebut semuanya menunggangi motor KTM.

Veda kemudian melepas helm, duduk di kursi paddock, dan tanpa membuang waktu langsung melakukan evaluasi bersama para insinyur dan mekanik. Remaja 17 tahun itu menjelaskan secara rinci apa yang dirasakannya sepanjang balapan, sementara seluruh tim menyimak dengan penuh perhatian.

Lalu, seorang tim media sosial Honda Team Asia membawa handphone untuk merekam Veda. "Give me five," katanya, melambangkan posisi kelima Veda. Tapi putra dari pembalap nasional Supersport 600 Sudarmono itu hanya memberikan ekspresi seadanya memenuhi ajakan "high five" tersebut. Setelah itu, ia kembali larut dalam diskusi dengan para kru.​​​​​​

Veda memang finis di posisi kelima di Brno setelah memulai balapan dari grid ke-20. Padahal, seharusnya ia start dari posisi kedelapan. Hukuman turun 12 posisi harus diterimanya karena dianggap melambat di lintasan saat sesi kualifikasi berlangsung. Meski demikian, ia tetap mampu melesat 15 peringkat selama balapan, sebuah pencapaian luar biasa bagi pembalap yang baru menjalani musim pertamanya di Moto3.

Namun, air muka dan gestur Veda tampak kurang puas dari hasil itu. Anak ini memang benar-benar lapar akan ambisi.

Pada sebuah wawancara pascabalapan, Veda mengungkapkan bagaimana jalannya lomba, dan sedikit mengutarakan apa yang dia rasakan pada kemampuan motor SF250RW. Dia mengatakan, ada aspek yang harus ditingkatkan pada motor Honda yang ditungganginya agar bisa mengimbangi para rival lain di Moto3. Meskipun menurutnya, Honda juga memiliki keunggulan di sisi lain yang bisa dieksploitasi dalam balapan.

Di grid Brno hari itu, Veda berdiri di barisan paling belakang, 20. Dari sana, 19 motor ada di depannya. Lima belas dari 19 motor itu bermesin KTM.

Moto3 musim 2026 adalah dominasi KTM. Dari sepuluh besar klasemen sementara, delapan pembalap menunggangi KTM. Hanya Veda yang ada di peringkat kelima mengendarai Honda, dan Guido Pini di peringkat ke-10.

Setelah lampu merah padam, Veda gaspol pada lap pertama, dari 20 ke posisi 11. Lap demi lap, posisinya naik. Lap tiga, dia sudah di peringkat tujuh. Lap lima, dia masuk ke kelompok yang sedang memperebutkan podium.

Baca juga: Veda Ega Pratama tempati posisi kelima Moto3 GP Ceko 2026

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |