Ayu Dewi beberkan rahasia pernikahan yang bahagia

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pembawa acara sekaligus model Ayu Dewi membeberkan rahasia pernikahannya yang dapat bertahan lama dan bahagia.

“Kadang perempuan itu enggak selalu butuh sesuatu yang besar. Kadang cuma ingin didengarkan dan diperhatikan,” kata Ayu Dewi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ayu menyampaikan perhatian kecil yang diberikan pada pasangan sangat berharga dibandingkan membelikan barang-barang yang mewah.

Baca juga: Cerita Nucha Bachri & Ario Pratomo terapkan “self-care”

Dia juga membeberkan baik Ayu maupun suaminya sama-sama belajar untuk terus bertumbuh.

“Karena yang berubah bukan cuma usia, tapi juga kebutuhan, prioritas, dan cara kita melihat hidup,” katanya.

Sedangkan untuk jadi istri yang bahagia dapat diwujudkan dengan memberikan perhatian pada diri sendiri untuk melakukan perawatan diri (self-care). Misalnya, seperti menyediakan waktu untuk beristirahat, menjaga kesehatan tubuh, berolahraga, atau melakukan perawatan yang membantu merasa lebih segar dan percaya diri.

Baca juga: "Self-care" Nucha Bachri dan Ario Pratomo untuk jaga pernikahan

“Aku percaya kalau kita happy dengan diri sendiri, energi itu juga akan terasa ke keluarga, pekerjaan, dan orang-orang di sekitar kita,” ujarnya.

Pengusaha dan suami dari Ayu Dewi, Regi Datau, menambahkan kesediaan untuk terus saling mendukung juga menjadi hal penting dalam menjaga hubungan dengan pasangan.

Regi juga menilai kebahagiaan sering kali lahir dari kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan mendukung hal-hal yang dianggap penting oleh pasangan.

Baca juga: Ibu yang bahagia lebih mampu berikan pengasuhan yang baik untuk anak

“Menurut saya happy wife bukan berarti harus selalu menuruti semua keinginan istri. Tapi memahami apa yang membuat dia merasa nyaman, bahagia, dan menjadi dirinya sendiri,” ujar Regi.

Chief Clinical Official Officer ZAP dr. Dara Ayuningtyas menyoroti semakin banyak perempuan yang melihat perawatan diri sebagai bagian dari wellbeing, bukan sekadar urusan penampilan.

“Dulu banyak orang datang untuk treatment karena ingin mengubah penampilan. Sekarang alasannya lebih luas. Mereka ingin merasa lebih nyaman dengan diri sendiri, menjaga kesehatan kulit, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Dara.

Maka dari itu, konsep self-care tidak lagi hanya berbicara mengenai bagaimana seseorang terlihat. Melalui banyak perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menyediakan waktu untuk keluarga, mendukung aktivitas satu sama lain, hingga memahami hal-hal sederhana yang membuat pasangan merasa dihargai.

Baca juga: Datang ke psikolog tak harus tunggu masalah membesar

Baca juga: Ultra Milk dan Tulus ajak masyarakat semakin kenali diri seutuhnya

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |