Atasi Tangerang 2-0, Kudus menyusul ke semifinal MSC All-Stars 2026

1 hour ago 3

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Tim all-stars Kudus menyusul ke babak semifinal kompetisi sepak bola putri U12 MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 seusai mengatasi tim all-stars Tangerang 2-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

Tuan rumah memetik kemenangan dalam laga 2x20 menit melalui dua gol pada babak kedua yang dicetak talenta muda Rara Zenita Fatin pada menit ke-22 dan Raisha Qaireen Batrisyia pada menit ke-37.

Dengan kemenangan itu, Kudus melaju ke babak semifinal menghadapi tim all-stars Surabaya yang lebih dahulu mengamankan tempat di empat besar dengan mengalahkan Solo 2-1.

Slot semifinal lainnya mempertemukan Yogyakarta, yang menang atas Semarang melalui drama adu penalti setelah pertandingan waktu normal berakhir imbang 0-0, dengan Jakarta yang menundukkan Malang 4-0

Keempat semifinalis akan berlaga pada Sabtu (27/6) untuk merebutkan tiket ke babak final MSC All-Stars 2026 yang digelar di arena yang sama pada Minggu (28/7).

Baca juga: 12 tim siap berburu juara Milklife Soccer Challenge All-Stars 2026

Ajang MSC All-Stars 2026 merupakan puncak rangkaian kompetisi musim 2026 yang mempertemukan para pemain terpilih hasil pembinaan dan seleksi sepanjang musim untuk memperebutkan gelar juara All-Stars.

Berbeda dengan gelaran tahun lalu yang mempertandingkan 7 vs 7, edisi All-Stars kali ini mengadopsi format 9 vs 9 guna meningkatkan level kompetisi sebelum melangkah ke jenjang yang lebih profesional.

Dari sisi durasi pertandingan diperpanjang menjadi 2 x 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit, sementara tahun lalu 2 x 15 menit dengan jeda turun minum 5 menit. Luas lapangan masih sama, yakni 50 x 35 meter dan gawang berukuran 2 x 5 meter.

MSC All-Stars 2026 juga berinovasi dengan menambah kuota masing-masing tim dari sebelumnya 14 pemain menjadi 16 pemain yang didampingi empat ofisial.

Selain itu, ajang itu juga diikuti non-MLSC atau bintang tamu. Ketentuan pemain bintang tamu masih sama seperti tahun lalu, yakni masing-masing tim boleh diperkuat oleh maksimal dua pemain dengan syarat maksimal kelahiran tahun 2012 dan masih duduk dibangku kelas 6 SD.

Baca juga: Konsistensi kompetisi jadi kunci fondasi sepak bola putri nasional

Baca juga: PSSI terus bangun fondasi sepak bola putri

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |