Sjafrie bahas penguatan kerja sama pertahanan dengan Dubes Prancis

1 day ago 9

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin membahas penguatan kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat.

Pertemuan tersebut diunggah Sjafrie melalui akun Instagram pribadinya, @sjafrie.sjamsoeddin.

"Pertemuan ini merupakan momentum dalam memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia–Prancis," tulis Sjafrie dalam keterangan unggahan tersebut.

Sjafrie mengatakan Indonesia dan Prancis telah lama menjalin hubungan yang baik di bidang pertahanan. Salah satu bentuk kerja sama yang telah terjalin adalah pengadaan pesawat tempur Rafale produksi perusahaan Prancis, Dassault Aviation.

Dalam pertemuan tersebut, Sjafrie menyampaikan keinginan untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), industri pertahanan, serta pertukaran personel untuk pendidikan militer.

Meski demikian, Sjafrie tidak merinci poin-poin kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Ia berharap hubungan bilateral Indonesia dan Prancis terus berkembang sehingga dapat mendukung upaya penguatan pertahanan kedua negara.

Hubungan pertahanan Indonesia dan Prancis dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan, terutama melalui kerja sama pengadaan alutsista dan pengembangan industri pertahanan.

Salah satu kerja sama strategis yang tengah berjalan adalah pengadaan 42 pesawat tempur Rafale untuk TNI Angkatan Udara.

Sebelumnya, TNI AU telah menerima enam unit Rafale beserta sistem persenjataannya. Penyerahan secara simbolis dilakukan Presiden Prabowo Subianto kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang kemudian menyerahkannya kepada Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Mei 2026.

Enam pesawat tempur tersebut akan ditempatkan di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Sementara itu, 36 unit Rafale lainnya masih dalam proses produksi di fasilitas Dassault Aviation di Prancis dan akan dikirim secara bertahap sesuai jadwal yang telah disepakati kedua negara.

Baca juga: Menhan Sjafrie bahas pengamanan wilayah udara dengan Menko AHY

Baca juga: TNI AL perkuat kerja sama pertahanan dengan Angkatan Laut Pakistan

Baca juga: Indonesia berupaya bangun kerja sama militer dengan Jerman

Pewarta: Walda Marison
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |