Washington (ANTARA) - Amerika Serikat dapat memastikan bahwa sekitar sepertiga persenjataan rudal Iran telah dihancurkan sejak dimulainya operasi militer, demikian laporan Reuters, Jumat, dengan mengutip sumber.
Sementara itu, sepertiga lainnya diyakini telah hancur, rusak, atau terkubur di bawah tanah, tambah laporan itu.
Informasi dari intelijen AS yang diperoleh juga serupa mengenai kemampuan drone Iran dengan menyatakan bahwa sekitar sepertiga dari persenjataan itu telah dihancurkan.
Salah satu tantangan utama adalah menentukan berapa banyak rudal yang telah ditimbun Iran di bunker bawah tanah sebelum konflik dimulai. Amerika belum mengungkapkan perkiraan tentang persediaan rudal yang disiapkan Teheran sebelum perang, dengan angka berkisar antara sekitar 2.500 hingga 6.000, kata laporan itu.
Akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Namun kemudian, Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Empat negara teluk dihantam rudal dan drone imbas konflik regional
Baca juga: Serangan rudal Iran kembali hantam Israel, picu kerusakan dan korban
Baca juga: Iran hantam pangkalan Inggris di Samudra Hindia, 5.000 km dari Teheran
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































