Anggota DPR: Persiapan haji harus optimal di tengah tensi geopolitik

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania mengatakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 harus tetap berjalan secara optimal dan tetap adaptif terhadap perkembangan situasi geopolitik.

Menurut dia, persiapan yang harus dilakukan di antaranya adalah mitigasi risiko yang disiapkan secara dini agar calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan fokus.

"Ibadah haji dan umrah adalah panggilan suci. Negara wajib memastikan setiap jamaah berangkat dengan rasa aman dan kembali ke tanah air dengan selamat," kata Dini dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan kesiapan Kantor Urusan Haji dan seluruh perwakilan Indonesia di Arab Saudi harus dipastikan optimal agar dapat memberikan pendampingan dan respons cepat apabila terdapat jamaah yang terdampak situasi darurat.

"Pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) juga harus diperketat untuk menjamin perlindungan hak-hak jamaah," kata dia.

Terkait situasi yang terjadi saat ini, dia mengatakan keselamatan jamaah atau WNI adalah prioritas utama.

Negara, kata dia, wajib hadir memastikan seluruh jamaah Indonesia yang sedang maupun akan melaksanakan ibadah di Arab Saudi berada dalam kondisi aman serta memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan transparan.

Dia pun mendorong agar koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri RI, otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan guna memastikan kesiapan langkah kontingensi apabila terjadi gangguan operasional.

Selain itu, dia pu mengapresiasi langkah Kementerian Haji dan Umrah RI yang telah menyampaikan imbauan resmi kepada jamaah dan penyelenggara perjalanan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal dan rute penerbangan akibat dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.

"Imbauan tersebut penting sebagai langkah preventif agar jamaah memahami potensi dampak terhadap keberangkatan maupun kepulangan sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat," katanya.

Baca juga: Imbas perang, pemerintah lahirkan 10 komitmen bersama soal umrah

Baca juga: Kemenhaj tegaskan negara jamin-lindungi jamaah umrah terkendala pulang

Baca juga: Konflik Timur Tengah dikhawatir bisa ganggu pelaksanaan ibadah haji

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |