Bangli, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli, Bali, menetapkan penataan kabel semrawut yang melintang di udara menjadi di bawah tanah, khususnya di jalur protokol, guna mendukung estetika kota.
“Penataan kabel semrawut itu untuk menghilangkan kesan merusak pemandangan visual,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra di Bangli, Rabu.
Ia menjelaskan pemindahan kabel telekomunikasi dan listrik yang semrawut itu juga merupakan instruksi Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.
Untuk memindahkannya, lanjut dia, membutuhkan koordinasi lintas sektor, termasuk pihak swasta.
Baca juga: Pemkab Bangli Bali awasi keamanan pangan melalui labkesmas
Adapun kabel tak rapi di jalur protokol tersebut antara lain berada di sepanjang Jalan Ngurah Rai mulai dari pertigaan Patung Adipura hingga depan Mal Pelayanan Publik (MPP).
Sekda Bangli mengimbau agar semua provider bekerja sama melalui asosiasi, seperti Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), agar pengerjaannya terintegrasi dan tidak tumpang tindih.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosan) Bangli I Nyoman Murditha menjelaskan pemerintah daerah akan menentukan zona wilayah perkotaan dan jalur pariwisata yang wajib diikuti oleh provider dan PLN untuk dirapikan.
Baca juga: Pemkab Bangli Bali bangun hutan adat jaga ekosistem alam dan air
Ia menambahkan pemilik izin agar menerapkan jadwal pengerjaan dan koordinasi sehingga tak menemui kendala di lapangan.
Murdhita juga menyebutkan biaya pemindahan itu nantinya tidak menggunakan APBD, melainkan bersumber dari dana swasta/asosiasi yakni penyedia jasa yang berbagi jalur kabel bawah tanah tersebut.
Semua pihak, kata dia, sepakat mendukung penataan secara bertahap, mulai dari pusat kota, jalur wisata, hingga merambah ke wilayah kecamatan dan desa.
Ia menambahkan dukungan juga didapatkan dari para penyedia jasa internet yang dikoordinasi oleh Koordinator Wilayah Apjatel Bali Dody Simanjuntak dan Ketua Dewan Direksi APJII Bali I Made Kartha Susila serta perwakilan 13 provider yang memiliki izin di Bangli.
Baca juga: Apkasi pelajari program inovasi daerah oleh Pemkab Bangli-Bali
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































