Jakarta (ANTARA) - Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Marga Taufiq menekankan percepatan penyaluran bantuan beras dan minyak goreng di Sumatera Utara guna memastikan distribusi tepat waktu serta memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Dia menegaskan Bulog sebagai penyedia pangan selalu siap dan tidak boleh terjadi keterlambatan atau hambatan, mengingat masyarakat serta pemerintah daerah telah berkomitmen penuh dalam pelayanan.
"Jangan sampai terjadi keterlambatan atau hambatan, karena masyarakat dan pemerintah daerah sudah berkomitmen siap melayani,” kata Wadirut Bulog dalam pernyataan diterima di Jakarta, Selasa.
Ia menekankan hal itu saat meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kunjungan itu dilakukan bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto dan jajaran untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tepat sasaran dan sesuai rencana pemerintah.
"Jadi kami memantau secara langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat," ujarnya.
Ia juga berdialog dengan warga serta petugas lapangan untuk mendapatkan gambaran nyata terkait pelaksanaan distribusi di lapangan.
Taufik menegaskan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan evaluasi untuk mengantisipasi kendala agar penyaluran bantuan pangan tetap optimal.
"Kami juga mengapresiasi dedikasi petugas yang tetap melayani masyarakat hingga malam hari," tuturnya.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng. Secara nasional, program bantuan pangan tersebut menargetkan 35 juta penerima manfaat. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 6,5 juta penerima.
Di wilayah Sumatera Utara, penyaluran bantuan telah menjangkau sekitar 1,2 juta penerima manfaat. Sementara itu, khusus di Kelurahan Pekan Labuhan, sebanyak 500 penerima manfaat menerima bantuan masing-masing berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bulog menegaskan komitmennya untuk mempercepat distribusi bantuan pangan sesuai target pemerintah yang dijadwalkan selesai pada 31 Mei 2026.
Taufiq juga mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat terutama dalam menyukseskan penyaluran bantuan pangan tersebut.
“Kita jaga semangat melayani masyarakat dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait,” katanya.
Baca juga: Dirut Bulog pastikan distribusi bantuan pangan di Bekasi tepat sasaran
Baca juga: Bulog pastikan keterjangkauan bantuan beras-minyak goreng ke penerima
Baca juga: Dirut Bulog pastikan perkuat distribusi bantuan beras-minyak goreng
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































