TNI merilis daftar kejahatan yang dilakukan Jeki Murib di Papua

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna merilis daftar kejahatan yang telah dilakukan Komandan Ops Kepala Air OPM Kodap 18 Ilaga di Kampung Pinapa Distrik Omukia, Jeki Murib.

Rilis daftar kejahatan itu diumumkan Koops Habema setelah pasukan berhasil melumpuhkan Jeki dalam aksi baku tembak yang terjadi di Kampung Pinapa Distrik Omukia, Jeki Murib, (20/4).

"Aksi OPM menimbulkan ketakutan dan mengganggu kehidupan masyarakat, termasuk menghambat roda perekonomian dan aktivitas masyarakat," kata Wirya saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta.

Berikut daftar aksi kejahatan yang telah dilakukan Jeki Murib.

1. Pembakaran kompleks tower di Kampung Kago, Distrik Ilaga pada 15 Agustus 2023.

2 . Membunuh dan menganiaya pekerja pembangunan puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 19 Oktober 2023.

3. Aksi penembakan di Bandara Aminggaru pada 18 Juni 2025.

4. Penyanderaan terhadap 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura pada 8 Januari 2026.

5. Penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura serta melukai satu orang warga sipil di jalur tambang MP. 50 pada 11 Februari 2026.

6. Penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg serta menyerang aparat Polri yang
tengah melakukan evakuasi terhadap korban pada 11 Maret 2026.

Baca juga: TNI berhasil lumpuhkan tokoh OPM Jeki Murib

Wirya mengatakan penindakan yang dilakukan Koops Habema merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 khususnya Pasal 7 ayat (2) Huruf B Poin 1 dan 2 yang menegaskan tugas pokok TNI mengatasi gerakan separatis bersenjata dan mengatasi pemberontakan bersenjata.

"Selain itu, langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 yang menekankan pendekatan terpadu antara keamanan dan kesejahteraan, dengan prioritas utama pada perlindungan masyarakat dan percepatan pembangunan di Papua," jelas Wirya.

Dengan adanya penindakan ini, Wirya berharap wilayah Papua bisa kembali kondusif dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman.

Baca juga: TNI evakuasi karyawan Freeport yang terjebak oleh OPM di Papua Tengah

Baca juga: TNI jadikan bekas markas OPM sebagai pos taktis

Baca juga: TNI sita senjata dan perlengkapan OPM dibantu warga kampung Soanggama

Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |