Volkswagen pertimbangkan bawa EV khusus China ke pasar Eropa

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Volkswagen Group dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk membawa kendaraan listrik yang dikembangkan khusus untuk pasar China ke Eropa.

Langkah ini dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi untuk tetap kompetitif, mempercepat pengembangan produk, dan memanfaatkan kapasitas produksi yang belum terpakai di fasilitas Eropa.

Dilaporkan Carnewschina pada Jumat waktu setempat, CEO Oliver Blume menyatakan Volkswagen membuka peluang untuk memproduksi model generasi terbaru yang saat ini dikembangkan khusus untuk pasar China di Eropa, asalkan produk tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.

Baca juga: Volkswagen luncurkan ID. Era 9X dengan harga mulai Rp780 juta

Ia menegaskan bahwa perusahaan saat ini masih fokus pada pengembangan platform baru sebelum mengambil keputusan ekspansi ke pasar lain.

“Pada tahun ini, kami tengah meningkatkan pengembangan platform CMP yang direncanakan meluncur di China pada 2027. Pekerjaan ini harus diselesaikan terlebih dahulu, kemudian kami dapat mempertimbangkan opsi di Eropa dan mengevaluasi produk mana yang tepat,” ujar Blume.

CMP atau Compact Main Platform merupakan platform baru yang dikembangkan bersama XPeng untuk menopang lini kendaraan Volkswagen generasi terbaru di China.

Baca juga: Volkswagen perkenalkan mobil listrik ID. Aura T6 dan ID. Unyx 09

Pernyataan tersebut muncul setelah Volkswagen Group menampilkan sejumlah kendaraan listrik yang berfokus pada pasar China antara lain ID. Unyx 09, ID. Aura T6, Jetta X, serta AUDI E7X.

Blume menambahkan, Volkswagen terbuka untuk berbagi kapasitas pabrik Eropa dengan produsen mobil Tiongkok.

Ia menggambarkan produksi bersama sebagai cara yang mungkin untuk mengurangi kapasitas yang tidak terpakai dan menurunkan biaya.

Baca juga: Volkswagen perkenalkan konsep SUV listrik Jetta X untuk pasar China

Volkswagen menargetkan kapasitas produksi global sekitar 9 juta kendaraan, turun dari sekitar 12 juta sebelum pandemi.

Volkswagen melaporkan penurunan laba operasi kuartal pertama sebesar 14 persen menjadi 2,5 miliar euro pada 30 April.

Grup ini berada di bawah tekanan dari permintaan yang lemah di Tiongkok dan AS, serta meningkatnya persaingan dari produsen mobil Tiongkok di Eropa.

Baca juga: Volkswagen luncurkan ID. Unyx 08 hasil kolaborasi dengan Xpeng

Baca juga: Perusahaan otomotif milik mantan petinggi VW alami kebangkrutan

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |