Tanah Laut jadikan pengelolaan sampah penopang pariwisata

1 hour ago 3

Tanah Laut, Kalsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus menopang daya tarik pariwisata daerah yang memiliki sejumlah destinasi unggulan.

Upaya tersebut terlihat dari pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakunci di Kelurahan Karang Taruna yang turut mendapat perhatian dari Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Alia Jumhur Hidayat yang melakukan peninjauan langsung.

Alia Jumhur Hidayat di Pelaihari, Kabupaten Tala, Selasa, mengapresiasi upaya Pemkab Tanah Laut menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci karena kondisi lingkungan yang bersih turut memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

"Tanah Laut sangat bersih dan indah. Selain lingkungannya yang bersih, Tanah Laut juga memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Bukit Sapu Angin dan Pantai Batakan," ujarnya.

Menurut Alia, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Tanah Laut.

Dia menilai pengelolaan lingkungan yang baik perlu terus diperkuat karena keberadaan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kondisi lingkungan di sekitarnya.

Baca juga: Destinasi wisata diupayakan dapat bantuan dana penanganan kebersihan

Baca juga: Atasi sampah Gili Trawangan, Jumhur janji percepat izin insinerator

Dalam peninjauan tersebut, Alia bersama Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua TP PKK Tanah Laut Hj. Dian Rahmat, Ketua DWP Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi dan jajaran pemerintah daerah melihat langsung aktivitas pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci.

Rombongan turut meninjau alat pengolah pupuk kompos yang menjadi salah satu sarana pemanfaatan sampah sekaligus melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

"Kebersihan lingkungan harus menjadi kepedulian bersama karena manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata," kata Alia.

Selain penanaman pohon dan peninjauan alat pengolah kompos, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan bahan pokok sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan kepedulian lingkungan.

Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto mengatakan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah karena Tanah Laut memiliki potensi wisata yang perlu didukung kondisi lingkungan yang bersih dan terjaga.

"Kami terus mendorong pengelolaan lingkungan yang baik agar kebersihan menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi wisata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan," demikian Rahmat.

Baca juga: Geopark Rinjani usul pembangunan "shelter" sampah di Gunung Rinjani

Baca juga: Kemenhut terapkan zero waste & zero accident di wisata taman nasional

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |