Utusan AS coba bantah rencana Trump untuk Gaza adalah bukan pengusiran

1 week ago 7

Washington (ANTARA) - Utusan Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah, Steven Witkoff, pada Kamis (20/2) mengatakan bahwa rencana Presiden Donald Trump untuk Jalur Gaza bukan tentang "pengusiran" warga Gaza.

"(Hal) itu tidak berarti kami sedang merancang rencana pengusiran," kata Witkoff dalam sebuah konferensi di Miami.

"Saat presiden berbicara tentang ini (Gaza), maksudnya adalah ia ingin mengguncang pola pikir semua orang dan mempertimbangkan apa yang benar-benar mendesak serta solusi terbaik bagi rakyat Palestina dan penduduk Gaza yang tinggal di sana," tambahnya.

"Misalnya, apakah mereka ingin tetap tinggal di sana, atau lebih memilih kesempatan untuk menetap di tempat lain yang lebih baik, memiliki pekerjaan, peluang ekonomi, dan prospek finansial yang lebih baik," kata Witkoff.

Trump berulang kali menyerukan agar AS "mengambil alih" Gaza dan merelokasi penduduknya guna mengembangkan wilayah tersebut menjadi “Riviera Timur Tengah.”

Gagasan ini mendapat penolakan keras dari dunia Arab dan berbagai negara lain, yang menilai rencana tersebut sebagai bentuk pembersihan etnis.

Kesepakatan gencatan senjata tiga tahap telah berlaku di Gaza sejak 19 Januari, menghentikan perang Israel selama 15 bulan yang telah menewaskan lebih dari 48.300 orang dan menghancurkan wilayah tersebut.

"Saya berharap banyak niat baik dari fase pertama dapat berlanjut ke fase kedua karena masih ada banyak keluarga yang anak-anaknya menjadi sandera," kata Witkoff.

Ia juga menilai bahwa fase kedua akan lebih sulit.

"Masalah dalam fase kedua adalah seharusnya perang berakhir sebagai bagian dari kesepakatan ini, tetapi saya pikir Israel memiliki garis merah, yaitu mereka tidak bisa menerima Hamas sebagai bagian dari pemerintahan."

"Jadi, sulit untuk menemukan jalan tengah, tetapi kami telah membuat banyak kemajuan dalam pembicaraan ini, dan mudah-mudahan akan menghasilkan sesuatu yang baik," tambahnya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Spanyol kecam Trump: Tak ada real estat bisa tutupi kejahatan di Gaza

Baca juga: AS tunggu rencana Arab untuk Gaza, rencana Trump tetap pilihan utama

Baca juga: Akankah warga Gaza Palestina bernasib sama seperti suku Indian di AS?

Penerjemah: Primayanti
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |