Jakarta (ANTARA) - Timnas putra Latvia dan timnas putri Amerika Serikat (AS) berhasil menjuarai Piala Dunia Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 2026 dalam masing-masing kategori di Parade Square, Warsawa, Polandia.
Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan ajang bergengsi itu berlangsung selama tujuh hari dan menampilkan timnas terbaik putra maupun putri dari berbagai negara.
FIBA mencatatkan lebih dari 100.000 penonton hadir di sepanjang turnamen yang ditutup dengan pertandingan final yang berlangsung sengit.
Pada sektor putra, Latvia meraih gelar juara dunia 3x3 untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Jerman dengan skor 20-15 di partai puncak.
Kemenangan itu sekaligus melengkapi koleksi prestasi Latvia yang sebelumnya telah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, serta gelar Piala Eropa FIBA 3x3 2017.
Baca juga: Team Grabo juara perdana Dunk Mania pada Piala Dunia FIBA 3x3 2026
Karlis Lasmanis menjadi bintang kemenangan Latvia dengan menyumbangkan 12 poin pada laga final. Sementara itu, Denzel Agyeman mencetak sembilan poin untuk Jerman dan masuk dalam penghargaan Tim Terbaik Turnamen.
Lasmanis dan Agyeman bergabung bersama Strahinja Stojacic dari Serbia dalam susunan tim terbaik sektor putra. Serbia meraih medali perunggu setelah menundukkan Prancis dengan skor tipis 20-19.
Di sektor putri, timnas AS merebut gelar juara dunia untuk keempat kalinya setelah sebelumnya menjuarai edisi 2012, 2014, dan 2023.
Pada final kali ini, mereka mengalahkan Australia 21-20 melalui tembakan penentu kemenangan yang dicetak Mikaylah Williams.
Williams masuk Tim Terbaik Turnamen bersama Amy Atwell dari Australia yang menjadi pencetak angka terbanyak dengan 49 poin, serta Noortje Driessen yang membawa Belanda meraih medali perunggu seusai mengalahkan Azerbaijan 21-14.
Baca juga: Tiga hari pertama Piala Dunia 3x3 sedot 35 ribu penonton
Baca juga: Madagaskar ukir sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia 3x3
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































