Tidak hanya rumah, Prabowo minta RS, Puskesmas, sekolah diperhatikan

2 hours ago 3
"Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dengan rumah sakit-rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali,"

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya juga memperhatikan sekolah-sekolah, RS, dan puskesmas-puskesmas yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, di tengah upaya pemerintah mempercepat pembangunan hunian untuk pengungsi.

Dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, salah satu kabupaten terdampak bencana di Aceh, Kamis, Presiden menekankan sekolah-sekolah, RS, dan Puskesmas juga harus segera diperbaiki dan dibangun kembali agar dapat berfungsi secepatnya.

"Saya juga minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah juga diperhatikan, sama puskesmas dengan rumah sakit-rumah sakit, supaya bisa berfungsi secepatnya kembali," kata Presiden Prabowo kepada jajaran menteri saat rapat terbatas.

Presiden Prabowo untuk kedua kalinya memimpin rapat terbatas penanganan dampak bencana Sumatera di Aceh. Rapat terbatas kali ini, yang digelar di kompleks Rumah Hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, diikuti sejumlah pejabat, di antaranya

CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, yang juga COO Danantara, kemudian Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Kemudian, ada pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan jajaran direksi dari 15 BUMN yang terlibat dalam pembangunan hunian untuk para pengungsi.

Banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 25 November 2025 menyebabkan seribuan lebih warga meninggal dunia, ratusan orang dinyatakan hilang, dan puluhan ribu rumah, jembatan-jembatan, RS, Puskesmas, sekolah-sekolah, serta bangunan-bangunan vital lainnya hancur dan rusak berat.

Walaupun demikian, sebulan setelah bencana, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada minggu ini (29/12/2025) mengumumkan sebanyak 87 rumah sakit (RS) yang terdampak bencana di Sumatera telah kembali beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

"Menurut Pak Menkes (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, red.), ada 87 RS yang terdampak, semuanya lumpuh. Dalam satu bulan ini, semuanya, 87 itu sudah bisa melayani pasien. Ada yang belum sempurna, tetapi yang pasti dari 87 itu, semuanya sudah bisa pasien datang, diobati," kata Seskab Teddy dalam sesi jumpa pers di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 29 Desember 2025.

Tidak hanya RS, Teddy melanjutkan pemerintah juga bekerja keras memulihkan kembali ratusan puskesmas yang lumpuh akibat banjir bandang. Dari total 867 puskesmas yang terdampak bencana, sebagian besar telah beroperasi dan menyisakan delapan puskesmas yang belum dapat beroperasi normal.

Di sektor pendidikan, Seskab Teddy menjelaskan pemerintah juga terus berupaya memulihkan kembali bangunan-bangunan sekolah yang terendam timbunan lumpur dan material bawaan banjir bandang. Pembersihan-pembersihan material banjir terus dilakukan oleh prajurit-prajurit TNI di lokasi-lokasi terdampak bencana, termasuk di bangunan-bangunan sekolah.

Seskab Teddy menyampaikan setelah sempat tertimbun lumpur, sejumlah sekolah saat ini telah bersih kembali, dan dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, anak-anak sekolah saat ini masih libur.

"Walaupun musim libur, anak-anak pengungsian main ke sana, sekolah, belajar sedikit," kata Seskab Teddy.

Baca juga: Prabowo: Danantara koordinasi dengan BNPB, pemda saat bangun hunian

Baca juga: Prabowo: Pemimpin siap dihujat, tapi jangan patah semangat

Baca juga: Prabowo upayakan datangi daerah terdampak besar bencana Sumatera

Pewarta: Genta Tenri Mawangi, Fathur Rochman
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |