Jakarta (ANTARA) - Kesatria Bengawan Solo kembali melakukan perubahan komposisi pemain asing pada paruh kedua musim reguler IBL dengan melepas Deon Thompson.
Laman IBL, Kamis, menyatakan keputusan tersebut diumumkan tim, setelah performa Kesatria sepanjang putaran pertama musim reguler belum memenuhi harapan dan masih berjuang di papan bawah klasemen.
Dalam 10 pertandingan yang telah dijalani, tim ini baru meraih tiga kemenangan dan menelan tujuh kekalahan.
Thompson menjadi pemain asing kedua yang dilepas Kesatria dalam waktu berdekatan.
Sebelumnya, klub yang bermarkas di Solo itu lebih dulu mengakhiri kerja sama dengan Rashad Vaughn.
Setelah melepas Vaughn, Kesatria langsung mendatangkan Rayvonte Rice pada 24 Februari lalu. Namun perubahan komposisi pemain asing belum berhenti sampai di situ.
Memasuki pekan kedelapan kompetisi, manajemen klub yang berkandang di Sritex Arena, Solo, itu menghentikan kerja sama dengan Thompson.
Pemain yang juga memperkuat tim nasional bola basket Pantai Gading itu belum mampu memberikan kontribusi optimal.
Baca juga: Klasemen paruh kedua musim di IBL 2026 siap berubah usai jeda 10 hari
Sepanjang paruh pertama musim reguler, Thompson membukukan rata-rata 11 poin per laga (ppg), 12,1 rebound per laga (rpg), dan 1,6 assist per laga (apg).
Angka tersebut terbilang cukup baik, khususnya rebound, tapi manajemen menilai tim masih membutuhkan pemain dengan dampak permainan yang lebih besar untuk membantu meningkatkan performa Kesatria.
Rentetan tujuh kekalahan yang dialami tim asuhan Anthony Garbelotto dalam 10 pertandingan awal menjadi salah satu pertimbangan utama evaluasi skuad.
Manajemen berharap perubahan pemain asing membantu tim bangkit pada putaran berikutnya.
Kesatria belum mengumumkan siapa pemain yang akan menggantikan Thompson.
Kesatria akan menghadapi Bogor Hornbills pada pekan kedelapan kompetisi.
Besar kemungkinan pemain asing pengganti Thompson sudah bergabung dan dapat diturunkan dalam laga itu.
Baca juga: IBL 2026 kembali bergulir, jadwal pekan kedelapan dimulai 4 Maret
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































