Kendari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 tahun 2026 bagi tenaga pendidik jenjang SMA, SMK, dan SLB sebesar Rp63 miliar.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa penyaluran berbagai tunjangan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Bumi Anoa.
Baca juga: Komisi VIII minta pemerintah bayar TPG guru madrasah sebelum Lebaran
"Guru memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan mereka," kata Andi Sumangerukka usai menyalurkan tunjangan di aula Bahteramas Kantor GubernurSultra.
Dia menyebutkan bahwa pemberian tunjangan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para guru, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Andi Sumangerukka juga berpesan agar para tenaga pendidik memanfaatkan dana tersebut secara bijak, baik untuk keperluan keluarga maupun untuk menunjang aktivitas profesionalitas sebagai pengajar.
"Kami juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran, termasuk memanfaatkan teknologi agar metode pengajaran semakin adaptif dengan kebutuhan zaman," ujarnya.
Andi Sumangerukka menjelaskan penyerahan hak-hak guru ini merupakan inisiatifnya setelah menerima aspirasi dari sejumlah tenaga pendidik yang menanyakan kepastian pencairan tunjangan tersebut. Setelah melakukan pengecekan ke instansi terkait, ia menginstruksikan percepatan proses administrasi agar dana tersebut dapat diterima tepat waktu, terutama menjelang hari raya.
Baca juga: Kemendikdasmen beri tunjangan khusus guru terdampak bencana Rp6 juta
Baca juga: RI prioritaskan kesejahteraan guru untuk pemerataan akses pendidikan
"Saya meminta agar prosesnya dipercepat, sehingga hak para guru bisa segera diterima secara terbuka. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi para guru dan pengawas dalam mencerdaskan anak bangsa di Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Selain menyalurkan tunjangan para guru, pada kesempatan yang sama, Gubernur Sultra menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah secara gratis kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































