Standard Chartered Indonesia kaji peluang investasi lewat WoW ke-21

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Standard Chartered Indonesia mengkaji peluang investasi global dan domestik sepanjang 2025 dalam ajang World of Wealth (WoW) ke-21.

“Ajang World of Wealth yang ke-21 ini tidak hanya mencerminkan optimisme kami terhadap peluang besar di segmen perbankan ritel Indonesia, namun juga menggarisbawahi komitmen kami untuk terus meningkatkan penetrasi di pasar mass market dan meningkatkan layanan wealth management kami untuk segmen affluent,” kata OBE, Cluster CEO, Indonesia and ASEAN Markets Standard Chartered Donny Donosepoetro dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dalam forum tahunan ini, bank tersebut memaparkan prospek ekonomi dan strategi investasi berdasarkan laporan Standard Chartered Wealth Management Chief Investment Office (CIO) Outlook 2025 yang berjudul "Playing Your Trump Card".

Laporan itu menyoroti tiga tema utama yang menjadi fokus investasi di tahun mendatang.

Pertama, prospek positif bagi ekuitas global dan emas. CIO Standard Chartered memperkirakan pemangkasan suku bunga oleh sejumlah bank sentral besar serta dukungan kebijakan fiskal di berbagai negara akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan korporasi.

Hal ini diperkirakan berdampak positif terhadap pasar saham global. Di sisi lain, emas tetap menjadi aset menarik dengan meningkatnya permintaan dari berbagai bank sentral, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik.

Kedua, penurunan daya tarik menyimpan dana tunai. CIO Standard Chartered menurunkan bobot alokasi untuk kas atau setara kas, seiring dengan tren suku bunga yang terus menurun pada 2025.

Dengan potensi imbal hasil yang menurun, investasi dalam obligasi jangka panjang menjadi lebih menarik.

Ketiga, pentingnya konstruksi portofolio yang holistik. Standard Chartered menekankan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang serta peninjauan portofolio secara berkala. Dengan diversifikasi aset serta keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil, investor dapat lebih siap menghadapi dinamika pasar.

Lebih lanjut, bank tersebut menyoroti lima prinsip utama dalam berinvestasi, yakni disiplin, diversifikasi, waktu, risiko versus imbal, hasil, perlindungan.

Donny menuturkan perekonomian Indonesia diperkirakan terus tumbuh stabil, didorong oleh konsumsi domestik yang kuat dan investasi infrastruktur yang berkelanjutan.

“Perekonomian Indonesia diproyeksikan untuk terus melaju secara stabil, dengan didukung oleh konsumsi domestik yang kuat dan investasi infrastruktur yang terus berlanjut. Dan sehubungan dengan ini, kami melihat adanya peluang investasi yang menarik bagi mereka yang menggunakan strategi investasi dengan tepat,” ujarnya.

Sementara, Head of Affluent Segment, Distribution and Wealth Solution Standard Chartered Indonesia Tandy Cahyadi menambahkan bahwa bank terus mengembangkan pilihan produk dan layanan investasi yang fleksibel dan mudah diakses nasabah.

“Melalui aplikasi SCMobile, nasabah kami memiliki akses ke transaksi Online Mutual Funds, dan SBN Retail Online, yang memungkinkan mereka untuk berinvestasi dengan cepat, aman, dan nyaman,” tuturnya.

Di segmen bancassurance, bank itu juga berkolaborasi dengan mitra asuransi dalam menyediakan produk tradisional maupun unit link guna memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan nasabah, baik dalam aspek proteksi, akumulasi, maupun distribusi kekayaan.

“Dengan memanfaatkan wawasan pasar, solusi digital, dan pendekatan layanan multi-dimensi, kami berkomitmen untuk membantu nasabah membangun portofolio yang kuat dan memanfaatkan setiap peluang, baik hari ini maupun di masa depan,” kata Tandy.

Adapun World of Wealth tahun ini digelar dengan tema “Cruising the New Wave” untuk memberikan wawasan berharga tentang peluang investasi baik di tingkat global maupun domestik sepanjang 2025.

Pertemuan eksklusif itu merupakan acara flagship Standard Chartered yang dipersembahkan khusus untuk para nasabah Priority and Priority Private Bank, dan diadakan setiap tahunnya untuk memberikan wawasan berharga bagi nasabah dalam perjalanan investasi dan pengelolaan kekayaan mereka.

Acara WOW tahun ini juga dimeriahkan dengan penyampaian keynote speech oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana.

Baca juga: Standard Chartered jalin kerja sama senilai Rp2 triliun dengan Amartha

Baca juga: Ekonom Bank Mandiri: ada lima sektor jadi tren investasi pada 2025

Baca juga: BI: Prospek ekonomi terjaga tapi tetap waspada dengan kondisi global

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |