Kemendukbangga-BAZNAS atasi stunting dengan layanan Sedekah Genting

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengatasi stunting dengan layanan Sedekah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Baznas, Jakarta Timur, Kamis. Mekanisme kerja sama dilakukan melalui pengumpulan bantuan dalam bentuk uang bersumber dari orang tua asuh yang dilakukan oleh Baznas.

Baca juga: Baznas adakan Pesantren Marjinal selama Ramadhan di Jakarta

"Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini merupakan kepedulian kita bersama sesuai dengan imbauan Pak Menteri Wihaji, mengajak semua pihak untuk peduli pada upaya perwujudan sumber daya manusia ke depan melalui upaya pencegahan stunting," kata Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Sukaryo Teguh Santoso dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga berisiko stunting dalam bentuk bantuan nutrisi, bantuan non-nutrisi, bantuan akses air bersih, dan bantuan edukasi.

Teguh menyebut bahwa momentum kerja sama tersebut bukan pertama kali, melainkan kelanjutan kerja sama antara Kemendukbangga/BKKBN bersama BAZNAS yang sudah pernah dilakukan sebelumnya, khususnya dalam upaya penguatan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana, termasuk upaya percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, keterlibatan publik menjadi penting, karena kemampuan negara untuk menyelesaikan isu stunting hanya 30 persen, sehingga sisanya (70 persen) perlu didukung oleh semua komponen.

"BAZNAS melalui pendekatan penggalangan, termasuk juga promosi, bahkan nanti pendistribusiannya dan dengan melibatkan tenaga kita di lapangan, berupaya untuk membantu generasi ke depan agar menjadi sehat dan berkualitas," ucapnya.

Teguh menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS, dan kolaborasi itu akan ditindaklanjuti oleh jajaran Kemendukbangga/BKKBN serta BAZNAS di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS M Imdadun Rahmat mengaku optimistis akan keberhasilan program Sedekah Genting untuk menurunkan stunting jika dilakukan bersama-sama.

Baca juga: Baznas cetak 224 muzaki baru lewat Program ZMart pada 2025 ini

Baca juga: Baznas ubah 59 mustahik jadi muzaki lewat Balai Ternak awal 2025

"Kita berharap gerakan Sedekah Genting bisa berkontribusi lebih kepada penyelesaian masalah stunting di negeri kita," kata Rahmat.

Rahmat mengajak para muzaki (orang yang wajib memberikan zakat) untuk beramai-ramai menjadi orang tua asuh, dengan begitu, ia yakin program Sedekah Genting dapat membantu pemerintah untuk menekan stunting hingga 5 persen di tahun 2025.

Genting merupakan salah satu program terbaik hasil cepat atau quick win yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN dan berlandaskan gotong-royong, dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |