BPS sebut Sensus Ekonomi 2026 instrumen penting potret ekonomi riil

3 hours ago 2
Sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah, ibarat medical check-up atau rekam medis perekonomian.

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah.

“Sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah. Sensus ekonomi ibarat medical check-up atau rekam medis perekonomian,” kata Amalia saat Apel Siaga dan Penguatan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Sabtu.

Menurut dia, data akurat dari sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, dan pemberdayaan dunia usaha. Karen itu, ia mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif memberikan data yang benar.

“Setiap informasi yang dihimpun akan menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Amalia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan SE 2026.

Ia turut memberikan motivasi kepada 8.619 petugas SE 2026 yang akan bertugas di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Para petugas disebutnya sebagai "pejuang data" yang memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan sensus.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam apel ini menegaskan pembangunan yang berkualitas harus diawali dengan ketersediaan data yang valid.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh terhadap agenda nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun tersebut.

“Kita sadari bersama bahwa pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat. Tanpa data yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan atau pun menyusun kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya..

Gubernur menilai SE 2026 memiliki peran penting memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia menyebut Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui terciptanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan, serta semakin kuatnya usaha rakyat,” katanya pula.

Mirza juga mengapresiasi seluruh petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan SE 2026.

Ia berpesan agar petugas menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat.

Baca juga: 1.527 petugas Sensus Ekonomi 2026 sisir bangunan usaha di Jaksel

Baca juga: Kepala BPS ajak masyarakat Lampung sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |