Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan lembaga filantropi dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
"Bentuk bantuan sosial ini tidak cukup, tetapi perlu orientasi yang lebih dalam konteks pemberdayaan, agar pemulihannya bisa lebih cepat. Kehadiran filantropi untuk bisa mempercepat, memulihkan kondisi di tiga provinsi," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nunung Nuryantono dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, keterlibatan lembaga-lembaga filantropi penting karena skala bencana yang melumpuhkan sedikitnya 52 kabupaten/kota di tiga provinsi itu tidak mungkin ditangani oleh pemerintah sendiri.
"Oleh karena itu, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan pascabencana," kata Nunung Nuryantono.
Memasuki fase pascatanggap darurat, pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan segera memulai Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3P) yang dijadwalkan mulai berjalan pada 9 Januari, diawali di Sumatra Barat, dilanjutkan Sumatra Utara, dan Aceh sebagai wilayah dengan dampak paling serius.
Baca juga: BNPB: Pencarian dilanjutkan sampai evaluasi tanggap darurat 8 Januari
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat mendorong filantropi untuk bergerak dalam satu koordinasi yang terarah, terutama pada aspek pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
Nunung menyampaikan tantangan yang dihadapi tidak ringan, mengingat bencana berpotensi meningkatkan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, di wilayah terdampak.
"Mari kita perkuat komitmen bersama-sama, terlibat secara aktif, terlibat dengan berbagai program yang terencana, agar saudara-saudara kita di tiga provinsi itu memiliki kehidupan yang bermartabat," katanya.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari menyampaikan jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra mencapai 1.177 orang per 4 Januari 2026.
Baca juga: Basarnas cari tiga korban hilang usai bencana Pulau Siau-Sulut
Baca juga: Kepala SMA di Aceh apresiasi tim Polri beri layanan pemulihan trauma
Baca juga: Gibran apresiasi konser amal-film "Timur" bantu korban bencana
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































