Jamaah haji ramai kirim oleh-oleh via kargo jelang geser ke Makkah

1 hour ago 3

Madinah (ANTARA) - Jamaah haji Indonesia mulai ramai memanfaatkan jasa kargo untuk mengirimkan oleh-oleh ke tanah air menjelang pergeseran dari Madinah menuju Makkah.

Langkah tersebut diambil oleh jamaah agar terhindar dari risiko kelebihan bagasi saat jadwal pemulangan nanti.

Salah seorang anggota jamaah asal Pinrang, Sulawesi Selatan, Astuti mengaku telah membelanjakan sekitar Rp9 juta untuk membeli buah tangan seperti tas, teko, hingga gelas khas Arab Saudi.

Ia memilih mengirimkan barang-barang tersebut bersama rekan-rekannya melalui jasa kargo agar tidak lagi terbebani urusan belanja setibanya di Makkah.

“Sengaja pilih kargo sekarang, supaya nanti di Makkah sudah tidak pikir belanja lagi, tapi fokus sepenuhnya untuk ibadah,” kata Astuti di Madinah, Arab Saudi, Selasa.

Hal senada disampaikan oleh anggota jamaah haji lainnya, Megawati. Menurutnya, pengiriman barang lebih awal merupakan strategi agar durasi tinggal di Makkah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, tanpa disibukkan urusan logistik atau mencari buah tangan di menit-menit terakhir.

Baca juga: PPIH Arab Saudi gelar rakor bahas persiapan puncak haji di Armuzna

Selain demi menjaga kekhusyukan ibadah, alasan kepraktisan juga menjadi pendorong utama. Muhamad Darwis, anggota jamaah asal Bone, mengirimkan sekitar 10 kilogram barang berupa kurma dan pakaian khas Madinah melalui jasa ekspedisi agar tidak repot saat berpindah kota.

“Saya lebih pilih kargo karena praktis dan saya percaya barang bisa sampai langsung ke rumah di Bone,” ujar Darwis.

Meningkatnya tren pengiriman barang tersebut turut dirasakan oleh penyedia jasa layanan kargo. Petugas Kargo Haji Pos Indonesia Abdul Ghani menjelaskan bahwa tahun ini merupakan tahun ketiga bagi pihaknya dalam menyelenggarakan layanan kargo khusus haji.

Pihaknya menawarkan kemudahan bagi jamaah dengan jangkauan pengiriman ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Kami melayani seluruh rute di Indonesia dengan estimasi waktu pengiriman antara 7 hingga 14 hari sampai ke alamat tujuan. Untuk tarifnya, rata-rata dipatok sebesar 23 Riyal per kilogram,” ujar Abdul Ghani.

Kehadiran layanan kargo tersebut diharapkan dapat membantu para jamaah menjalani rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman, tanpa perlu mengkhawatirkan keamanan dan transportasi barang pribadi mereka menuju tanah air.

Baca juga: Tujuh calon haji asal Pekanbaru alami penundaan keberangkatan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |